LIPUTAN BANDUNG – Ketika sebagian besar kantor tutup, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tetap membuka layanan pada 25-26 Desember 2025 dan 1 Januari 2026, pukul 09.00-12.00 waktu setempat.
Inisiatif ini, yang meliputi informasi administrasi, pendaftaran pemeliharaan data, dan penyerahan sertipikat, mendapatkan apresiasi hangat—terutama dari pekerja yang sulit mengatur waktu di hari kerja, seperti Hendrawan (60) dan istrinya Rosana (60) dari Jakarta Barat.
“Saya tahu dari internet tentang layanan PELATARAN (Pelayanan Tanah Akhir Pekan) dan libur Nataru, awalnya ragu. Tapi ternyata benar, dan ini sangat membantu!” ujar Hendrawan saat ditemui di Kantor Pertanahan (Kantah) Jakarta Barat pada Jumat (26/12/2025). Bersama istri, ia datang untuk mencari informasi tentang pengurusan hak atas tanah, tanpa harus meninggalkan pekerjaan atau mengorbankan produktivitas.
Menurutnya, mengurus di hari biasa sering memakan waktu setengah hari, membuatnya khawatir terlihat tidak produktif di mata pemberi kerja.
“Dengan layanan di libur, kami lebih bebas. Tak perlu antre panjang, dan bisa pelajari proses sendiri,” katanya, menambahkan bahwa pengalaman langsung ini meningkatkan wawasan dan mengurangi ketergantungan pada jasa pihak ketiga.
Hendrawan juga menolak citra negatif yang sering melekat pada BPN. “Saya tidak merasakan hal negatif. Pelayanan ramah, jelas, dan luar biasa. Harapannya, terus dipertahankan, bahkan diperluas ke hari Sabtu agar lebih banyak pekerja bisa mengurus sendiri,” tegasnya.
Kebijakan ini mencerminkan komitmen ATR/BPN untuk mendekatkan layanan ke masyarakat, menghilangkan hambatan waktu, dan membangun kepercayaan terhadap lembaga. Bagi pekerja seperti Hendrawan, libur Nataru tak lagi hanya untuk berkumpul keluarga, tetapi juga untuk menyelesaikan urusan penting tanpa beban.





