LIPUTAN BANDUNG-Harga emas batangan pada awal Maret 2026 kembali menunjukkan penguatan signifikan. Berdasarkan pembaruan resmi dari Sahabat Pegadaian yang dipantau di Jakarta pada Minggu (1/3) pukul 08.20 WIB, dua produk logam mulia yang dipasarkan Pegadaian yakni UBS dan Galeri24 kompak mengalami kenaikan harga.
Emas UBS tercatat berada di level Rp3.123.000 per gram. Angka ini naik cukup tajam dibandingkan Sabtu pagi yang masih di posisi Rp3.080.000 per gram. Artinya, dalam sehari terjadi lonjakan Rp43.000 per gram. Sementara itu, emas Galeri24 ikut menguat menjadi Rp3.092.000 per gram dari sebelumnya Rp3.065.000 per gram atau naik Rp27.000.
Kenaikan ini mempertegas tren penguatan harga emas yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, emas masih menjadi instrumen investasi yang banyak dipilih masyarakat karena dianggap mampu menjaga nilai aset dalam jangka panjang.
Baca Juga: Bukber Hotel Bandung: A Wishful Ramadan di de Braga by ARTOTEL Hadirkan Iftar Heritage
Galeri24 menawarkan variasi ukuran yang sangat lengkap, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram. Pilihan ini memberi fleksibilitas bagi investor pemula maupun investor besar yang ingin menempatkan dana dalam jumlah signifikan.
Berikut rincian lengkap harga emas Galeri24 terbaru:
0,5 gram: Rp1.622.000
1 gram: Rp3.092.000
2 gram: Rp6.109.000
5 gram: Rp15.161.000
10 gram: Rp30.241.000
25 gram: Rp75.197.000
50 gram: Rp150.275.000
100 gram: Rp300.400.000
250 gram: Rp749.156.000
500 gram: Rp1.498.310.000
1.000 gram: Rp2.996.619.000
Sementara itu, emas UBS tersedia dalam ukuran 0,5 gram hingga 500 gram. Produk ini juga menjadi favorit karena likuiditasnya cukup tinggi di pasar domestik.
Daftar harga emas UBS per 1 Maret 2026:
0,5 gram: Rp1.688.000
1 gram: Rp3.123.000
2 gram: Rp6.197.000
5 gram: Rp15.312.000
10 gram: Rp30.463.000
25 gram: Rp76.008.000
50 gram: Rp151.705.000
100 gram: Rp303.289.000
250 gram: Rp757.998.000
500 gram: Rp1.514.217.000
Perlu diingat, harga jual emas di Pegadaian dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar internasional dan pergerakan nilai tukar rupiah.
Karena itu, masyarakat disarankan untuk selalu memantau pembaruan harga melalui kanal resmi sebelum melakukan transaksi pembelian maupun penjualan.
Dengan tren kenaikan yang masih berlangsung, strategi pembelian bertahap atau dollar cost averaging bisa menjadi opsi bagi investor yang ingin meminimalkan risiko fluktuasi harga harian.






