Sentuh Tanahku: Transformasi Digital Pertanahan yang Dekatkan Layanan ke Masyarakat, Termasuk Generasi Tua

oleh -34 Dilihat
Sumber: atrbpn.go.id

LIPUTAN BANDUNG – Inovasi layanan digital dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui aplikasi Sentuh Tanahku telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk generasi lanjut yang semula ragu dengan kemajuan teknologi. 

Pengalaman langsung Ana Dahliana (57), seorang pemohon di Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang, menjadi bukti nyata kemudahan dan transparansi yang dibawa oleh platform ini. 

Saat mengurus peralihan sertipikat tanah dari analog ke Sertipikat Elektronik (SE), Ana memanfaatkan fitur Antrian Online di Sentuh Tanahku. Tanpa harus mengantri lama di kantor, ia langsung mengetahui jadwal kunjungan yang ditetapkan. 

“Sudah tahu kapan jam-jamnya datang, jadi tidak perlu makan waktu lama untuk antre. Di aplikasi, kita bisa lihat berkas sudah sampai mana, cek nomor pendaftaran, nomor berkas, dan kode captcha dengan mudah,” ujarnya saat mengurus berkas di kantor pertanahan.

Menurut Ana, aplikasi ini jauh lebih mudah dibandingkan sistem manual. “Alhamdulillah, mudah dipahami. Sekarang zamannya sudah beda, sudah digitalisasi. Orang tua juga jangan terlalu gaptek, walaupun tua, kita bisa belajar,” ajaknya, mengundang sesama generasi lanjut untuk memanfaatkan layanan digital pemerintah.

Selain kemudahan akses, Ana juga menyaksikan peningkatan kualitas layanan. Fitur Cari Bidang memungkinkannya mengecek letak tanah di peta digital dengan detail yang lebih baik, sementara proses pengurusan berkas menjadi lebih cepat. “Baru input data, sekarang sudah masuk berkas dan pendaftaran, kurang lebih satu bulan saja,” ungkapnya dengan senyum.

Tak hanya Antrian Online dan Cari Bidang, Sentuh Tanahku juga menyediakan Fitur Cari Berkas untuk memantau tahapan proses layanan secara real time, Informasi Layanan Pertanahan untuk mengetahui prosedur dan syarat, serta Fitur Layanan Mitra Kerja untuk kolaborasi dengan pihak terkait. 

Transformasi digital ini diharapkan semakin mendekatkan layanan pertanahan ke masyarakat, meningkatkan transparansi, dan mengurangi birokrasi.

Dengan kehadiran aplikasi ini, BPN berupaya menciptakan layanan pertanahan yang inklusif, di mana semua kalangan, termasuk yang kurang terbiasa dengan teknologi, bisa merasakan manfaat kemajuan digital. ***