LIPUTAN BANDUNG– Insiden sopir ojek online (ojol) yang dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di kawasan Jakarta Selatan memicu perhatian publik.
Menanggapi hal ini, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada korban dan keluarga besar driver ojol.
Dalam pernyataannya, Kapolri menyesalkan peristiwa tersebut dan memastikan pihaknya segera melakukan pencarian keberadaan korban.
Baca Juga: Nikmati Paket ‘Eat, Play and Swim’ di Hotel Grand Dafam Braga Bandung
Ia juga menugaskan Kapolda Metro Jaya, Kadiv Propam Polri, serta tim Pusdokkes untuk menindaklanjuti kasus ini.
Video yang memperlihatkan insiden ini sempat viral di media sosial X.
Rekaman memperlihatkan kendaraan Brimob melindas seorang pengemudi ojol lalu melarikan diri.
Warga sekitar yang melihat kejadian itu langsung mengejar kendaraan hingga ke Jalan Layang Non-Tol Casablanca.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri sebelumnya telah menegaskan agar seluruh personel mengawal aksi unjuk rasa dengan pendekatan humanis.
Ia melarang tindakan agresif berlebihan dan hanya mengizinkan tindakan represif jika massa anarkis, itupun atas perintah langsung Kapolda.
Sebanyak 4.500 personel gabungan diturunkan dalam pengamanan aksi buruh di kawasan DPR/MPR, Jakarta.
Kapolri menekankan pentingnya sikap profesional, kompak, dan terukur dalam menjalankan tugas.