Jangan Dianggap Sepele, Ini Fungsi dan Jenis Knee Protector Wajib untuk Bikers

oleh -13 Dilihat
Ini Fungsi dan Jenis Knee Protector Wajib untuk Bikers
Ini Fungsi dan Jenis Knee Protector Wajib untuk Bikers

LIPUTAN BANDUNG – Sejalan dengan semangat #Cari_Aman yang selalu digaungkan oleh komunitas Honda, keselamatan berkendara adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar. Selain helm dan jaket, ada satu riding gear yang sering terlupakan namun memiliki peran sangat krusial, yaitu knee protector atau pelindung lutut.

Lalu, mengapa riding gear yang satu ini begitu penting? Karena lutut merupakan salah satu titik pertama yang paling sering mengalami benturan saat pengendara terjatuh atau mengalami kecelakaan. Oleh sebab itu, memahami fungsi serta jenis knee protector menjadi hal yang wajib bagi setiap pengendara.

Perlu diketahui, fungsi utama knee protector adalah meredam energi benturan sekaligus mencegah abrasi atau luka gesek pada area lutut dan tulang kering. Secara anatomi, lutut terdiri dari tempurung, sendi, serta ligamen yang sangat kompleks dan rentan cedera. Tanpa perlindungan yang memadai, benturan keras dengan aspal dapat menyebabkan patah tempurung lutut hingga kerusakan sendi permanen.

Baca Juga: IMHK Gelar Kopi Santai Bersama Komunitas Motor Honda di Karawang

Tak hanya melindungi tulang, knee protector berkualitas juga dirancang untuk menjaga posisi kaki tetap stabil saat terjadi gesekan di jalan. Hal ini penting untuk meminimalisir risiko cedera ligamen akibat kaki tertekuk atau terpelintir secara paksa.

Tidak semua knee protector diciptakan sama. Pemilihannya perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan jenis aktivitas berkendara agar tetap nyaman sekaligus memberikan proteksi maksimal. Berikut beberapa jenis knee protector yang perlu Brosis ketahui:

  1. Knee Guard (Protektor Eksternal)

Jenis ini paling umum digunakan oleh bikers. Biasanya terdiri dari dua hingga tiga lapisan plastik keras (hard shell) yang dihubungkan dengan engsel atau kain elastis, serta dipasang di luar celana menggunakan tali velcro.

Knee guard sangat cocok untuk touring jarak jauh. Desainnya yang kokoh mampu memberikan perlindungan maksimal dari benturan batu kerikil maupun gesekan aspal. Selain itu, protektor ini juga praktis karena mudah dilepas dan dipasang saat pengendara beristirahat.

Baca Juga: Astra Honda Motor AHM Buka Pendaftaran Mudik dan Balik Bareng Honda 2025, Segera Cek Syaratnya

  1. Knee Protector Internal

Pelindung jenis ini umumnya berbentuk bantalan fleksibel yang akan mengeras saat menerima benturan, seperti material D3O atau CE Level 1/2. Protektor ini diselipkan ke dalam kantong khusus pada celana riding atau jeans khusus motor.

Sangat ideal untuk daily riding. Karena posisinya berada di dalam celana, tampilannya lebih kasual dan tidak mencolok, cocok bagi pekerja kantoran maupun mahasiswa yang ingin tetap aman tanpa mengorbankan estetika.

  1. Knee Slider

Berbeda dari pelindung benturan, knee slider biasanya terbuat dari plastik keras atau keramik dengan permukaan licin dan terpasang pada racing suit.

Komponen ini dirancang khusus untuk trackday di sirkuit. Fungsinya bukan untuk meredam benturan saat jatuh, melainkan sebagai titik tumpu atau indikator ketika pengendara melakukan cornering ekstrim hingga lutut menyentuh aspal.

  1. Knee Brace

Ini merupakan level tertinggi perlindungan lutut. Knee brace memiliki rangka kaku yang umumnya terbuat dari serat karbon atau aluminium, berfungsi membungkus kaki untuk mencegah lutut berputar atau bergeser secara tidak alami.

Jenis ini banyak digunakan oleh pengendara off-road, motocross, atau mereka yang memiliki riwayat cedera ligamen namun tetap ingin aktif berkendara.

Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora, Ludhy Kusuma, menjelaskan, “Menggunakan knee protector bukan berarti kita mengharapkan kecelakaan terjadi, melainkan sebagai bentuk persiapan diri agar risiko cedera dapat diminimalisir.”

“Pastikan memilih jenis knee protector yang sesuai dengan kebutuhan pelindung internal untuk gaya hidup urban, dan pelindung eksternal yang lebih kokoh untuk perjalanan jarak jauh,” ujar Ludhy.

Terakhir, selalu lengkapi diri dengan riding gear yang aman dan nyaman, jangan lupa berdoa, serta lakukan pengecekan kendaraan sebelum berkendara.

Pastikan sepeda motor selalu dalam kondisi prima agar setiap perjalanan terasa lebih aman, nyaman, dan tentunya tetap #Cari_Aman sampai tujuan.