LIPUTAN BANDUNG – PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bandung melakukan sosialisasi keselamatan ketenagalistrikan melalui Radio Ardan Bandung dengan mengangkat tema “Peduli Potensi Bahaya Listrik”. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya PLN untuk memperluas edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya mengenali risiko kelistrikan dan menerapkan perilaku aman dalam aktivitas sehari-hari.
Melalui media radio, PLN menyampaikan informasi keselamatan listrik yang dapat menjangkau masyarakat dari berbagai kalangan. Edukasi ini menekankan bahwa pemanfaatan listrik perlu disertai pemahaman terhadap potensi bahaya, baik yang berasal dari instalasi rumah tangga maupun jaringan listrik di lingkungan sekitar.

Masyarakat diimbau untuk memperhatikan kondisi kabel dan stopkontak, tidak menggunakan peralatan listrik yang rusak, serta menghindari penggunaan sambungan listrik secara berlebihan. Selain itu, masyarakat perlu menjaga jarak aman dari jaringan listrik, tidak mendirikan bangunan atau memasang benda yang berisiko terlalu dekat dengan jaringan, serta tidak melakukan aktivitas yang dapat membahayakan keselamatan di sekitar instalasi listrik.
Apabila menemukan kabel terkelupas, tiang atau jaringan listrik yang rusak, maupun kondisi lain yang berpotensi menimbulkan bahaya, masyarakat diharapkan tidak menyentuh atau menanganinya sendiri. Pelaporan dapat dilakukan melalui kanal resmi PLN agar dapat ditindaklanjuti oleh petugas yang berwenang.
Baca Juga: PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan
Manager PLN UP3 Bandung, Donna Sinatra, menyampaikan bahwa edukasi keselamatan listrik perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan memanfaatkan berbagai saluran komunikasi agar informasi dapat diterima masyarakat secara lebih luas.
“Keselamatan ketenagalistrikan membutuhkan perhatian dan kepedulian bersama. Melalui sosialisasi di Radio Ardan Bandung, kami ingin mengajak masyarakat lebih peka terhadap potensi bahaya listrik di sekitarnya serta memahami langkah pencegahan yang tepat. Kebiasaan sederhana, seperti memeriksa kondisi peralatan listrik dan menjaga jarak aman dari jaringan, dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan,” ujar Donna Sinatra.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Muhammad Joharifin, menegaskan bahwa peningkatan kesadaran masyarakat merupakan bagian penting dari upaya membangun budaya keselamatan ketenagalistrikan.
“PLN tidak hanya berupaya menyediakan pasokan listrik yang andal, tetapi juga mendorong masyarakat untuk menggunakan listrik secara aman dan bertanggung jawab. Kolaborasi dengan media seperti Radio Ardan Bandung menjadi salah satu cara untuk menyebarluaskan informasi keselamatan agar semakin banyak masyarakat memahami risiko kelistrikan dan mengetahui tindakan yang perlu dilakukan ketika menemukan kondisi berbahaya,” ungkap Muhammad Joharifin.
Melalui kegiatan ini, PLN UP3 Bandung berharap pesan keselamatan ketenagalistrikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah, tempat kerja, maupun ruang publik. Peran aktif masyarakat dalam mengenali dan melaporkan potensi bahaya menjadi bagian penting untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman.
PLN mengajak seluruh masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam menggunakan listrik. Jika menemukan potensi bahaya kelistrikan, jaga jarak aman dan laporkan melalui aplikasi PLN Mobile atau kanal resmi PLN agar dapat ditangani sesuai prosedur.






