Pembangunan Halte BRT di Bandung Dimulai, Tersebar di 22 Kecamatan

oleh -10 Dilihat
Dishub Kota Bandung mulai membangun ratusan halte BRT yang tersebar di 22 kecamatan sebagai bagian dari pengembangan transportasi massal.
Dishub Kota Bandung mulai membangun ratusan halte BRT yang tersebar di 22 kecamatan sebagai bagian dari pengembangan transportasi massal.

LIPUTAN BANDUNG – Pembangunan halte Bus Rapid Transit (BRT) di Kota Bandung mulai memasuki tahap pengerjaan awal. Saat ini sekitar 27 titik halte sudah mulai dikerjakan di sejumlah wilayah.

Proyek tersebut merupakan bagian dari pengembangan sistem transportasi massal di kawasan Cekungan Bandung yang diinisiasi oleh Kementerian Perhubungan.

Dinas Perhubungan Kota Bandung mencatat total terdapat 232 titik halte BRT yang akan dibangun di wilayah Kota Bandung.

Baca Juga: Bukber Hotel Bandung: A Wishful Ramadan di de Braga by ARTOTEL Hadirkan Iftar Heritage

Halte tersebut termasuk dalam kategori off corridor yang berada di jalur lalu lintas campuran bersama kendaraan lainnya.

Beberapa lokasi yang sudah mulai dikerjakan antara lain di Jalan Soekarno-Hatta, sekitar Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jalan Ramdan, BKR, Wastukancana, Dago, hingga Jalan Merdeka.

Tahapan pekerjaan saat ini masih berupa pembongkaran fasilitas lama serta persiapan lahan sebelum pembangunan konstruksi halte dimulai.

Selain halte off corridor, pemerintah juga akan membangun sekitar 37 halte on corridor yang berada di jalur khusus BRT dengan sistem separator.

Pemerintah menargetkan seluruh pembangunan halte BRT di kawasan Bandung Raya dapat selesai pada akhir tahun 2026.