Mahasiswa ITB Dody Muhammad Pasha Wafat Saat ITB Ultra Marathon 2026, Ini Pernyataan Resmi Panitia

oleh -5 Dilihat
ITB Ultra Marathon 2026 diikuti 5.216 pelari. Panitia menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Dody Muhammad Pasha, mahasiswa ITB.
ITB Ultra Marathon 2026 diikuti 5.216 pelari. Panitia menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Dody Muhammad Pasha, mahasiswa ITB.

LIPUTAN BANDUNG – Ketua Panitia ITB Ultra Marathon 2026, Aleks Suhanto dan Race Director ITB Ultra Marathon 2026, Ahmad Shalahuddin Zulfa, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta, alumni, sivitas akademika, mitra, serta berbagai pihak yang telah mendukung penyelenggaraan ITB Ultra Marathon 2026, yang berlangsung pada 16–18 Oktober 2026.

Kegiatan yang diikuti 5.216 pelari ini tidak hanya menjadi ajang olahraga dan silaturahmi, tetapi juga gerakan bersama untuk mendukung keberlanjutan pendidikan melalui Dana Lestari ITB.

Di tengah semangat kebersamaan tersebut, panitia menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya Dody Muhammad Pasha, mahasiswa Program Sarjana Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) ITB, yang merupakan peserta kategori Relay 16 ITB Ultra Marathon 2026.

“Atas nama seluruh panitia ITB Ultra Marathon 2026, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya almarhum Dody Muhammad Pasha,” ujar Aleks.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (17/10/2026), di wilayah Cianjur, Jawa Barat, tepatnya di sekitar kawasan Pesantren Al-Ittihad. Saat kejadian, tim medis yang bertugas di lapangan, termasuk dokter, telah memberikan tindakan pertolongan pertama kepada peserta tersebut.

Selanjutnya, peserta dirujuk ke Rumah Sakit Dr. Hafiz Cianjur untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Berbagai tindakan medis telah dilakukan oleh tim rumah sakit, namun kemudian dinyatakan meninggal dunia.

Setelah menerima kabar tersebut, jajaran pimpinan ITB bersama perwakilan panitia dan alumni turut hadir untuk memberikan dukungan serta mendampingi keluarga almarhum.

Kehadiran tersebut antara lain diwakili oleh Pelaksana Tugas Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB, Prof. Edwan Kardena; Direktur Kemahasiswaan ITB, Prof. Muhammad Insanu; Ahmad Shalahuddin Zulfa; Aleks Suhanto; serta perwakilan Ikatan Alumni Teknik Pertambangan ITB dan keluarga almarhum.

Pada Minggu (18/10/2026), jenazah almarhum dalam perjalanan menuju rumah duka di Jambi dan diperkirakan tiba sekitar pukul 20.00 WIB. Pemakaman direncanakan berlangsung pada Senin (19/10/2026).

Sebagai bentuk kepedulian dan penghormatan, ITB turut memberikan pendampingan kepada keluarga hingga proses pemakaman melalui Imam Santoso, Kepala Subdirektorat Hubungan Masyarakat ITB, bersama perwakilan dari FTTM ITB.

Sebelumnya, pada kegiatan finis ITB Ultra Marathon 2026 di ITB Kampus Ganesha, Minggu (18/10/2026), Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T., juga telah menyampaikan belasungkawa yang mendalam. Rektor memimpin doa bersama yang diikuti seluruh peserta yang hadir untuk mendoakan almarhum dan keluarga yang ditinggalkan.

“Kami memohon doa dari seluruh keluarga besar ITB, alumni, peserta, dan masyarakat agar almarhum diterima seluruh amal ibadahnya, diampuni segala kekhilafannya, serta mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi masa yang berat ini,” tutur Aleks.

Panitia ITB Ultra Marathon 2026 menyampaikan terima kasih atas perhatian, doa, dan dukungan berbagai pihak.

Panitia juga mengajak seluruh pihak untuk menghormati privasi keluarga almarhum dalam suasana berduka ini.