Rocky Gerung Resmi Jadi Wantimpres, Kini Beri Pertimbangan untuk Presiden Prabowo

oleh -8 Dilihat
Rocky Gerung Resmi Jadi Wantimpres, Kini Beri Pertimbangan untuk Presiden Prabowo
Rocky Gerung Resmi Jadi Wantimpres, Kini Beri Pertimbangan untuk Presiden Prabowo

LIPUTAN BANDUNG– Rocky Gerung resmi masuk jajaran Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Jumat, 2 Oktober 2026.

Rocky Gerung dilantik bersama jajaran Wantimpres yang terdiri dari berbagai latar belakang, mulai dari akademisi, tokoh agama, pengusaha, mantan pejabat negara hingga tokoh politik.

Dalam susunan baru tersebut, Pratikno dipercaya sebagai Ketua Wantimpres, sedangkan Hatta Rajasa menjadi Wakil Ketua. Secara keseluruhan terdapat 26 anggota yang diangkat berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 107/P Tahun 2026.

Pelantikan diawali dengan pembacaan Keppres dan pengucapan sumpah jabatan. Para anggota Wantimpres menyatakan kesetiaan kepada UUD 1945 serta berkomitmen menjalankan peraturan perundang-undangan dengan penuh tanggung jawab.

Masuknya Rocky Gerung ke dalam Wantimpres menjadi perubahan peran yang cukup menonjol dalam perjalanan kariernya.

Selama ini, Rocky dikenal sebagai akademisi, filsuf, intelektual publik dan pengamat politik yang kerap menyampaikan pandangan kritis mengenai berbagai kebijakan pemerintah.

Sebelum resmi menjadi bagian dari Wantimpres, Rocky juga sempat bertemu dan berbincang dengan Presiden Prabowo di lingkungan Istana.

Pada 27 April 2026, ia terlihat berbincang dengan Prabowo dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya setelah agenda pelantikan sejumlah pejabat negara.

Saat itu, Rocky mengungkapkan bahwa dirinya sudah mengenal Prabowo sejak lama. Ia bahkan menyebut keduanya pernah menjadi rekan diskusi.

“Sama Pak Prabowo ya saya salaman tadi, dan Pak Prabowo kan teman saya diskusi dulu-dulu,” kata Rocky ketika itu.

Dalam percakapan tersebut, Rocky juga menceritakan istilah “disiden” yang digunakan dalam pembicaraannya dengan Prabowo.

Istilah itu menggambarkan seseorang yang berada pada posisi berbeda atau tidak sepakat dengan pandangan tertentu.

Kini, Rocky tidak lagi hanya berada di luar pemerintahan sebagai pengamat.

Setelah dilantik, ia memiliki peran formal sebagai anggota lembaga yang memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden dalam penyelenggaraan pemerintahan negara.

Usai pelantikan, Rocky menjelaskan bahwa Wantimpres tetap memiliki ruang untuk bersikap kritis terhadap kebijakan pemerintah.

Menurutnya, sikap kritis tersebut menjadi bagian dari fungsi dewan dalam memberikan pertimbangan kepada Presiden.

“Kalau mengkritik, dewan ini justru fungsinya kritis, bukan kritik ya, beda tuh. Kritis terhadap kebijakan,” ujar Rocky setelah pelantikan.

Rocky menjelaskan, setiap kebijakan pemerintah dapat menimbulkan respons dan persepsi yang berbeda di masyarakat. Karena itu, anggota Wantimpres perlu melihat persoalan secara lebih mendalam sebelum memberikan pertimbangan kepada Presiden.

Ia juga menyebut peran Wantimpres berada pada ranah etis dan pertimbangan, bukan menangani persoalan teknis pemerintahan sehari-hari.

Pertimbangan yang diberikan nantinya menjadi salah satu bahan bagi Presiden dalam mengambil keputusan.
Dengan pelantikan tersebut, Rocky Gerung kini menjalankan posisi baru di lingkungan pemerintahan.

Pengalamannya sebagai akademisi dan pengamat politik akan menjadi bagian dari latar belakang yang dibawanya dalam menjalankan tugas sebagai anggota Wantimpres.