Hujan Deras Mengintai, Ini Tips Aman Berkendara Motor Agar Tetap Cari Aman

oleh -32 Dilihat
Hujan Deras Mengintai, Ini Tips Aman Berkendara Motor Agar Tetap Cari Aman
Hujan Deras Mengintai, Ini Tips Aman Berkendara Motor Agar Tetap Cari Aman

LIPUTAN BANDUNG – Musim hujan menjadi tantangan tersendiri bagi para pengendara, khususnya pengguna sepeda motor. Kondisi jalan yang licin serta jarak pandang yang terbatas meningkatkan risiko kecelakaan di jalan raya. Bahkan, situasi paling berbahaya justru terjadi saat hujan baru mulai turun, ketika air bercampur debu dan kotoran membuat permukaan aspal sangat licin.

Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora, Ludhy Kusuma, menegaskan bahwa berkendara di tengah hujan deras bukan perkara sepele. Menurutnya, hujan lebat dapat menurunkan visibilitas secara drastis dan mengurangi daya cengkeram ban. Dalam kondisi tersebut, pengendara sangat dianjurkan untuk menepi dan menunggu hingga situasi kembali aman.

Namun, jika perjalanan harus tetap dilanjutkan karena alasan tertentu, ada sejumlah langkah penting yang perlu diperhatikan agar keselamatan tetap terjaga dan semangat #Cari_Aman selalu diterapkan.

Baca Juga: IMHK Gelar Kopi Santai Bersama Komunitas Motor Honda di Karawang

Utamakan Visibilitas

Pastikan pandangan tetap jelas dan kendaraan mudah terlihat oleh pengguna jalan lain. Gunakan lampu utama agar sepeda motor lebih mudah dikenali di tengah hujan. Perlu diingat, lampu hazard tidak digunakan saat berkendara, melainkan hanya ketika kendaraan berhenti atau dalam kondisi darurat.

Kurangi Kecepatan dan Perlebar Jarak Aman

Hujan membuat daya cengkeram ban berkurang dan jarak pengereman menjadi lebih panjang. Oleh karena itu, turunkan kecepatan jauh di bawah kondisi normal. Selain itu, jaga jarak aman dengan kendaraan di depan setidaknya dua kali lipat dibandingkan saat jalan kering, sehingga pengendara memiliki waktu lebih untuk bereaksi.

Antisipasi Aquaplaning

Aquaplaning dapat terjadi ketika ban kehilangan kontak dengan permukaan jalan akibat lapisan air. Kondisi ini membuat kendaraan terasa melayang dan sulit dikendalikan. Jika mengalaminya, tetap tenang, jangan mengerem mendadak, dan kurangi kecepatan secara perlahan sambil menjaga arah kendaraan tetap lurus hingga traksi kembali normal.

Baca Juga: aMayzing AHASS, Program Servis Spesial untuk Konsumen Honda di Jawa Barat

Hindari Genangan Air

Genangan air sering kali menutupi lubang atau benda berbahaya di jalan. Jika memungkinkan, carilah jalur alternatif. Namun, apabila harus melintas, lakukan dengan kecepatan sangat rendah. Setelah melewati genangan, tekan rem secara perlahan untuk membantu mengeringkan kampas rem agar fungsinya kembali optimal.

Menepi Jika Kondisi Terlalu Berisiko

Saat hujan semakin deras dan membahayakan, menepi adalah keputusan paling bijak. Cari tempat aman seperti area istirahat atau bahu jalan yang jauh dari arus kendaraan. Aktifkan lampu hazard sebagai penanda bahwa kendaraan sedang berhenti. Ingat, keselamatan jauh lebih penting dibandingkan mengejar waktu.

Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut, risiko berkendara di tengah hujan deras dapat ditekan. Jangan lupa melakukan pemeriksaan rutin pada sepeda motor, mulai dari kondisi ban hingga sistem pengereman. Servis berkala di bengkel AHASS juga penting agar motor selalu dalam kondisi prima saat digunakan di berbagai kondisi cuaca.