Kasus Campak Masih Mengintai, Dinkes Bandung Ajak Warga Rutin Cek Kesehatan Gratis

oleh -10 Dilihat
Dinkes Bandung mengajak warga rutin cek kesehatan gratis dan melengkapi imunisasi untuk mencegah risiko penyakit sejak dini.
Dinkes Bandung mengajak warga rutin cek kesehatan gratis dan melengkapi imunisasi untuk mencegah risiko penyakit sejak dini.

LIPUTAN BANDUNG – Dinas Kesehatan Kota Bandung terus mengingatkan masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan melalui layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program ini menjadi salah satu langkah penting dalam mendeteksi penyakit sejak dini sekaligus mencegah kondisi kesehatan memburuk.

Upaya ini dilakukan karena masih banyak warga yang baru mengetahui penyakit setelah gejala muncul dan kondisi sudah cukup parah. Padahal, pemeriksaan kesehatan secara rutin dapat membantu mengidentifikasi potensi penyakit lebih awal.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kota Bandung, dr. Deborah Johana Rattu, menjelaskan bahwa deteksi dini sangat berperan dalam mengurangi risiko komplikasi penyakit. Ia mencontohkan sejumlah gangguan kesehatan seperti diabetes dan hipertensi sering kali tidak disadari sejak awal.

Baca Juga: Jelang Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 2 Bandung Fokus Tingkatkan Keselamatan Perjalanan Kereta Api

Akibatnya, banyak masyarakat yang datang berobat ketika kondisi sudah berat. Hal ini tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga meningkatkan biaya pengobatan yang harus ditanggung.

Melalui program Cek Kesehatan Gratis, masyarakat dapat melakukan pemeriksaan dasar seperti tekanan darah, berat badan, tinggi badan, hingga lingkar perut. Pemeriksaan sederhana ini dinilai cukup efektif untuk mengidentifikasi risiko penyakit di masa depan.

Layanan CKG terbuka untuk seluruh masyarakat tanpa memandang status kepesertaan BPJS maupun wilayah domisili. Warga dapat mengakses layanan ini di puskesmas maupun fasilitas kesehatan lainnya.

Selain membuka layanan di fasilitas kesehatan, Dinkes Kota Bandung juga menghadirkan program jemput bola dengan mendatangi komunitas masyarakat. Tujuannya adalah memperluas jangkauan layanan kesehatan sehingga lebih banyak warga yang bisa terlayani.

Baca Juga: Inilah 7 Stasiun Tersibuk di Daop 2 Bandung Selama Angkutan Lebaran 2026, Bandung dan Kiaracondong Dominasi Pergerakan Penumpang

Meski demikian, untuk pemeriksaan lanjutan seperti EKG, USG, atau skrining kanker, masyarakat tetap diarahkan ke fasilitas kesehatan yang memiliki peralatan lengkap.

Pemerintah Kota Bandung menargetkan sedikitnya 46 persen dari total penduduk dapat memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis. Target ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara keseluruhan.

Di sisi lain, Dinkes Kota Bandung juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penyakit campak yang masih berpotensi meningkat. Penyakit ini masih ditemukan terutama pada individu yang belum mendapatkan imunisasi lengkap.

Plt. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, dr. Dadan Mulyana Kosasih, menyebutkan bahwa sebagian besar kasus campak terjadi karena imunisasi yang tidak lengkap.

Campak tidak hanya menyerang anak-anak, tetapi juga dapat menyerang remaja hingga orang dewasa. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk memastikan imunisasi dilakukan sesuai jadwal.

Imunisasi campak diberikan dalam tiga tahap, yaitu pada usia 9 bulan, 18 bulan, dan penguat saat anak memasuki usia sekolah.

Melalui program cek kesehatan gratis dan peningkatan imunisasi, Pemerintah Kota Bandung berharap masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.