LIPUTAN BANDUNG – Kepedulian generasi muda terhadap isu lingkungan terus menunjukkan perkembangan positif. Namun, meningkatnya kepedulian tersebut masih perlu diikuti dengan aksi nyata dan konsisten agar dapat memberikan dampak berkelanjutan.
Laporan Youth Sustainability Index bersama WWF Indonesia 2025 menemukan bahwa kepedulian generasi muda terhadap isu lingkungan semakin meningkat, tetapi masih menghadapi sejumlah hambatan untuk menerjemahkannya menjadi tindakan nyata. Keterbatasan pengetahuan, wadah partisipasi, serta kesempatan untuk mengimplementasikan solusi menjadi beberapa faktor yang masih dirasakan generasi muda.

Menjawab tantangan tersebut, Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) melalui program Green Campus Sadar Lingkungan mendorong pengembangan kapasitas mahasiswa agar mampu mentransformasi kepedulian terhadap lingkungan menjadi aksi nyata dan berkelanjutan di lingkungan kampus Unjani.
Program ini dirancang untuk melahirkan Environmental Champion, yaitu agen perubahan yang memiliki kemampuan untuk merancang, melaksanakan, dan mengembangkan berbagai inisiatif lingkungan yang memberikan dampak langsung bagi kampus.
Rangkaian program dilaksanakan secara bertahap, mulai dari pengenalan isu lingkungan melalui Green Orientation, pelatihan narasi jurnalisme melalui Green Narrative, penguatan kepemimpinan dalam Green Leader Conference, hingga implementasi gagasan melalui Green Impact Project.
“Kami melihat bahwa kepedulian terhadap lingkungan perlu berjalan beriringan dengan ruang untuk belajar, berkolaborasi, dan mengambil tindakan nyata. Melalui Green Campus Sadar Lingkungan, BLDF ingin mendorong para mahasiswa UNJANI bukan hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga menjadi penggerak yang berani mengidentifikasi persoalan di sekitarnya, mengembangkan gagasan, dan menerjemahkannya menjadi aksi. Karena menjadi environmental champion tidak harus dimulai dari sesuatu yang besar. Satu ide, satu langkah, dan satu aksi nyata yang dilakukan bersama dapat menjadi awal dari perubahan yang lebih besar,” ujar Director-Communications Djarum Foundation, Mutiara Diah Asmara.
Kolaborasi UNJANI dan BLDF
Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI) menjadi salah satu bagian dari pelaksanaan program tersebut. Berkolaborasi dalam rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), Green Orientation akan menjadi langkah awal untuk memperkenalkan konsep dan rangkaian Green Campus Sadar Lingkungan kepada mahasiswa baru UNJANI yang berjumlah 6120 orang.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi mengenai upaya pelestarian lingkungan sekaligus mendengar pengalaman dan perspektif dari sejumlah pihak yang terlibat dalam aksi lingkungan.
Program Officer BLDF Dandy Mahendra, perwakilan Pandawara Group, serta Duta Lingkungan Jawa Barat tahun 2026 yang juga mahasiswi FITKes UNJANI, Fidela Rahma Zerlinda, terlibat dalam diskusi mengenai bagaimana mahasiswa dapat mengambil langkah nyata untuk turut menjaga lingkungan.
Sejumlah tokoh yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Rektor UNJANI Prof. Dr. Agus Subagyo, S.IP., M.Si., Director Communications Djarum Foundation Mutiara Diah Asmara, serta anggota Pandawara Group Muchamad Ikhsan dan Mochamad Agung Permana.
Dorong Aksi Lingkungan dari Lingkungan Kampus
Selain sesi bincang-bincang mengenai lingkungan, kegiatan juga akan diisi dengan penayangan sejumlah materi audiovisual, termasuk video Siap Darling, video mengenai macan tutul Jawa, serta video Green Campus Darling.
Salah satu agenda utama adalah penyerahan simbolis 30 pasang tempat sampah terpilah dari Bakti Lingkungan Djarum Foundation kepada UNJANI. Penyerahan tersebut dilakukan oleh Director Communications Djarum Foundation Mutiara Diah Asmara bersama Rektor UNJANI Prof. Dr. Agus Subagyo, S.IP., M.Si.
“Kami menyambut baik kolaborasi bersama Bakti Lingkungan Djarum Foundation melalui Green Campus Sadar Lingkungan sebagai bagian dari upaya UNJANI membangun kesadaran dan karakter mahasiswa yang peduli terhadap lingkungan. Bagi kami, pendidikan tidak hanya berbicara mengenai pengetahuan di dalam kelas, tetapi juga bagaimana mahasiswa mampu melihat persoalan di sekitarnya, mengambil peran, dan menghadirkan solusi. Melalui program ini, kami berharap mahasiswa UNJANI dapat tumbuh menjadi generasi yang memiliki kepedulian, kepemimpinan, serta keberanian untuk menginisiasi aksi lingkungan yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan,” pungkas Rektor Unjani, Prof. Dr. Agus Subagyo, S.IP., M.Si.
Melalui rangkaian Green Campus Sadar Lingkungan, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami persoalan lingkungan, tetapi juga memiliki ruang untuk mengembangkan gagasan dan mengambil peran dalam menghadirkan solusi.
Pendekatan tersebut sejalan dengan tujuan program untuk membangun kapasitas generasi muda agar mampu menjadi agen perubahan dan mengembangkan program lingkungan yang berkelanjutan di lingkungan kampus.






