LIPUTAN BANDUNG – Kebutuhan komputasi semakin berkembang seiring meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan, produksi konten digital, hingga aplikasi yang membutuhkan pemrosesan data dalam jumlah besar.
Kondisi tersebut membuat perangkat komputer dituntut memiliki performa tinggi tanpa harus mengorbankan mobilitas. Laptop dengan desain tipis dan ringan kini diharapkan mampu menjalankan pekerjaan yang sebelumnya lebih identik dengan komputer desktop atau workstation.

Melihat kebutuhan tersebut, AMD memperluas portofolio prosesor melalui kehadiran dua model terbaru Ryzen™ AI Max+ Series, yakni Ryzen AI Max+ 392 dan Ryzen AI Max+ 388.
Kedua prosesor ini dirancang untuk perangkat premium, termasuk laptop ultra-tipis, workstation, serta mini PC yang membutuhkan kemampuan komputasi tinggi.
AMD memperkenalkan perkembangan teknologi tersebut dalam acara media briefing di Bandung pada 4 November 2026. Kegiatan ini sekaligus menjadi kesempatan untuk menjelaskan potensi pemanfaatan teknologi AI pada perangkat komputer modern.
Kombinasi Zen 5, Radeon 8060S, dan NPU
Salah satu keunggulan Ryzen AI Max+ Series terletak pada kombinasi komponen yang digunakan.
Prosesor ini menggabungkan core CPU AMD Zen 5 dengan grafis terintegrasi AMD Radeon™ 8060S Series dan NPU generasi kedua berbasis arsitektur AMD XDNA™.
Kombinasi tersebut dirancang untuk menangani berbagai pekerjaan yang membutuhkan kemampuan komputasi tinggi. Mulai dari mempercepat pemrosesan model bahasa berukuran besar, mengolah media beresolusi tinggi, hingga menjalankan game modern dengan pengaturan grafis tinggi.
Ryzen AI Max+ 392 menjadi varian dengan konfigurasi 12 core dan 24 thread. Prosesor ini memiliki kecepatan boost hingga 5,0 GHz serta total cache 76 MB.
Sementara Ryzen AI Max+ 388 dibekali 8 core dan 16 thread dengan kecepatan boost hingga 5,0 GHz serta total cache 40 MB.
Kedua model tersebut memiliki kemampuan NPU hingga 50 TOPS dan menggunakan grafis AMD Radeon 8060S dengan 40 Compute Units (CU).
Dari sisi konsumsi daya, keduanya memiliki configurable TDP atau cTDP pada rentang 45 hingga 120 watt.
Mendukung Pekerjaan Kreatif dan Agentic AI
Kemampuan Ryzen AI Max+ Series tidak hanya ditujukan untuk pekerjaan komputasi konvensional.
AMD merancang prosesor ini untuk mendukung berbagai kebutuhan yang semakin kompleks, termasuk pengembangan aplikasi AI dan pemrosesan model bahasa berukuran besar.
Salah satu teknologi yang menjadi perhatian adalah agentic AI. Teknologi ini memungkinkan sistem AI menjalankan serangkaian tugas berdasarkan instruksi dan tujuan yang diberikan pengguna.
Kemampuan tersebut membutuhkan sumber daya komputasi yang memadai, terutama ketika sistem harus memproses informasi dan menjalankan beberapa tahapan pekerjaan.
Selain itu, kombinasi CPU, GPU, dan NPU pada Ryzen AI Max+ Series juga mendukung kebutuhan kreator konten yang bekerja dengan video beresolusi tinggi, desain grafis, hingga aplikasi pengolahan media.
Arsitektur memori terpadu yang disematkan AMD menjadi salah satu komponen pendukung. Teknologi ini memungkinkan CPU dan GPU berbagi sumber daya memori sehingga dapat membantu menangani beban kerja yang membutuhkan kapasitas dan bandwidth memori besar.
Keunggulan tersebut memungkinkan perangkat dengan desain lebih ringkas untuk menangani pekerjaan yang membutuhkan kemampuan komputasi tinggi.
AMD Perluas Ekosistem PC Berbasis AI
Armawati Cen, Consumer Business Development Manager AMD Indonesia, mengatakan bahwa teknologi AI harus mampu memberikan manfaat nyata dalam aktivitas pengguna.
AMD melihat kebutuhan komputasi semakin beragam. Pengguna tidak hanya membutuhkan perangkat untuk bekerja, tetapi juga untuk belajar, membuat konten, menjalankan aplikasi kreatif, hingga menikmati hiburan.
Melalui Ryzen AI, AMD menggabungkan kemampuan CPU, GPU, dan NPU agar pemrosesan AI dapat berjalan secara lokal di perangkat maupun melalui layanan cloud.
Saat ini, laptop dengan prosesor AMD Ryzen AI telah tersedia melalui sejumlah mitra OEM, seperti ASUS, Acer, Lenovo, GIGABYTE, HP, dan MSI.
Sementara perangkat berbasis Ryzen AI 400 Series telah tersedia dari ASUS, Lenovo, dan HP. Merek lainnya disebut akan segera menghadirkan pilihan perangkat serupa.
Pengembangan Ryzen AI Max+ Series memperlihatkan arah pengembangan komputer yang semakin mengutamakan kombinasi performa, efisiensi, dan kemampuan AI.
Bagi pengguna profesional dan kreator yang membutuhkan perangkat portabel dengan kemampuan komputasi tinggi, kehadiran prosesor ini menambah pilihan laptop dan PC generasi terbaru di tengah perkembangan industri AI.





