LIPUTAN BANDUNG-;Pemprov Jawa Barat Lepas Ribuan Pemudik dalam Program Mudik Gratis DEFEND ID Mudik Aman Sampai Tujuan
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dalam hal ini diwakilkan oleh Kepala UPTD PPP LLASDP, Adwin Singarimbun, secara resmi melepas ribuan pemudik dalam program mudik gratis “Mudik Aman Sampai Tujuan” yang diselenggarakan oleh DEFEND ID, Holding BUMN Industri Pertahanan Indonesia, pada tanggal 27 Maret 2025 di Gedung Sate, Bandung.
Program mudik gratis ini memberangkatkan total 1.250 pemudik dengan 25 bus yang tersebar di empat titik keberangkatan, yaitu Gedung Sate Bandung (16 bus), Subang (4 bus), Jakarta (1 bus), dan Surabaya (4 bus). Tujuan mudik meliputi Solo, Yogyakarta, Surabaya, Lampung, Palembang, Blitar, dan Ponorogo.
Baca Juga: Daftar SPBU di Sekitar Ruas Tol ASTRA Infra untuk Menghindari Rest Area Penuh saat Arus Mudik 2025
“Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyambut baik program mudik gratis yang diselenggarakan oleh DEFEND ID. Program ini sangat membantu masyarakat, khususnya warga Jawa Barat, untuk merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman,” ujar Adwin.
Kepala UPTD PPP LLASDP, Adwin Singarimbun juga mengapresiasi kolaborasi antara DEFEND ID dan berbagai anak perusahaannya dalam menyelenggarakan program ini. Kolaborasi ini menunjukkan sinergi yang kuat antara BUMN dan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami percaya bahwa dengan bersinergi, kami dapat memberikan dampak yang lebih signifikan. Program ini tidak hanya membantu masyarakat untuk mudik, tetapi juga mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas dan mempererat hubungan antara pemerintah daerah, BUMN, dan masyarakat,” tambah Adwin.
Program mudik gratis ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) DEFEND ID yang mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) nomor 11, yaitu Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan.
Baca Juga: DEFEND ID Catatkan Dua Ribu Pendaftar! Siap Berangkatkan Pemudik Secara Gratis
Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat mudik ke kampung halamannya, meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas, serta meningkatkan hubungan erat antara BUMN dengan masyarakat.