DP3AKB Jabar Perkuat Kolaborasi dengan Media untuk Bangun Ketahanan Keluarga di Era Digital

oleh -12 Dilihat
DP3AKB Jabar mengajak media, jurnalis, dan kreator konten memperkuat literasi digital guna menciptakan ruang digital yang aman dan mendukung ketahanan keluarga
DP3AKB Jabar mengajak media, jurnalis, dan kreator konten memperkuat literasi digital guna menciptakan ruang digital yang aman dan mendukung ketahanan keluarga

LIPUTAN BANDUNG – Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat membuat aktivitas masyarakat kini tidak bisa dipisahkan dari internet dan berbagai platform digital. Kondisi tersebut mendorong Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat mengajak media massa untuk mengambil peran lebih besar dalam meningkatkan literasi digital sekaligus memperkuat ketahanan keluarga.

Ajakan tersebut disampaikan Sekretaris DP3AKB Jawa Barat, Ari Antari Ratna Dewi, saat membuka kegiatan Penguatan Peran Media Peduli Keluarga yang berlangsung di Rooftop Kantor DPRD Jawa Barat, Bandung, Senin (20/7/2026).

Menurut Ari, transformasi digital telah mengubah pola komunikasi dan aktivitas masyarakat sehari-hari. Oleh karena itu, media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai berita, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam menghadirkan informasi yang mampu meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap penggunaan teknologi secara bijak.

Baca Juga: (DP3AKB) Jawa Barat bersama TP PKK Jawa Barat Luncurkan Program Pemeriksaan Kesehatan Mata dan Pembagian Kacamata Gratis bagi Anak-anak SD dan menengah di Jabar

“Sebagian besar aktivitas masyarakat kini berlangsung di ruang digital. Karena itu, media memiliki peran penting dalam membangun literasi digital yang dapat mendukung terciptanya keluarga yang tangguh menghadapi berbagai tantangan era digital,” ujarnya.

Media, Jurnalis, dan Kreator Konten Dilibatkan

Kegiatan yang digelar DP3AKB Jawa Barat tersebut diikuti insan pers, jurnalis, hingga kreator konten dari berbagai daerah di Jawa Barat. Mereka mendapatkan pembekalan mengenai optimalisasi pemanfaatan media sekaligus strategi menghadirkan konten yang edukatif dan berdampak positif bagi masyarakat.

Melalui forum ini, peserta diajak memahami bagaimana media dapat menjadi mitra pemerintah dalam menyebarkan informasi yang mendorong terciptanya lingkungan digital yang sehat, aman, dan ramah bagi seluruh anggota keluarga, terutama anak-anak.

DPRD Jabar Dorong Penguatan Fungsi Keluarga

Dalam sesi keynote speech, Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Siti Muntamah, menyoroti pentingnya penguatan fungsi keluarga sebagai fondasi utama dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi.

Ia menilai keluarga tetap menjadi lingkungan pertama yang bertanggung jawab dalam proses pengasuhan anak. Karena itu, orang tua perlu memiliki kemampuan mendampingi anak ketika berinteraksi dengan berbagai platform digital.

Selain memperkuat peran keluarga, Siti juga menekankan perlunya dukungan media dalam menciptakan ekosistem digital yang lebih sehat sehingga anak-anak dapat tumbuh dengan lingkungan informasi yang positif.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, media, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci untuk membangun keluarga berkualitas di Jawa Barat.

KPID Jabar Kenalkan Storytelling untuk Literasi Digital Anak

Sementara itu, Wakil Ketua KPID Provinsi Jawa Barat, Dr. Almadina Rakhmaniar, menjelaskan bahwa keluarga merupakan benteng pertama dalam membangun ketahanan digital masyarakat.

Ia menegaskan, orang tua memiliki peran strategis dalam membimbing anak menyaring informasi yang diterima melalui internet maupun media sosial.

Pada kesempatan tersebut, Almadina turut memperkenalkan program storytelling yang secara konsisten dijalankan KPID Jawa Barat.

Program tersebut dirancang sebagai media edukasi literasi digital bagi anak usia dini melalui pendekatan yang lebih menarik, mudah dipahami, dan sesuai dengan perkembangan usia anak.

Kolaborasi Jadi Kunci Edukasi Keluarga

Materi lain disampaikan Ketua Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPKB) Jawa Barat, Najip Hendra, yang mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat sinergi dalam menyampaikan edukasi mengenai pembangunan keluarga.

Menurutnya, penyampaian informasi harus menyesuaikan perkembangan pola komunikasi masyarakat saat ini dengan memanfaatkan berbagai platform digital agar pesan yang disampaikan lebih efektif dan mampu menjangkau lebih banyak kalangan.

Media Diharapkan Menjadi Mitra Strategis Pemerintah

Melalui kegiatan ini, DP3AKB Jawa Barat berharap hubungan kemitraan dengan media, jurnalis, dan kreator konten semakin kuat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan informasi yang tidak hanya akurat, tetapi juga edukatif dan inspiratif bagi masyarakat.

Dengan dukungan media, pemerintah optimistis upaya meningkatkan literasi digital sekaligus memperkuat ketahanan keluarga dapat berjalan lebih efektif.

Kehadiran ruang digital yang aman dan sehat diyakini menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan keluarga berkualitas sebagai fondasi pembangunan Jawa Barat di masa depan.