RSHS Bandung Tetap Siaga di Libur Lebaran 2026, Layanan Rawat Jalan hingga Operasi Berjalan Normal

oleh -12 Dilihat
RSHS Bandung Tetap Siaga di Libur Lebaran 2026, Layanan Rawat Jalan hingga Operasi Berjalan Normal
RSHS Bandung Tetap Siaga di Libur Lebaran 2026, Layanan Rawat Jalan hingga Operasi Berjalan Normal

LIPUTAN BANDUNG – Menjelang momen libur panjang Lebaran 2026, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung menegaskan komitmennya untuk tetap memberikan pelayanan kesehatan secara optimal kepada masyarakat. Sebagai salah satu rumah sakit rujukan utama di Jawa Barat, RSHS telah menyiapkan berbagai strategi agar pelayanan medis tetap berjalan lancar meski di tengah suasana libur nasional.

Direktur Utama RSHS Bandung, dr. Rachim Dinata Marsidi, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyusun skema layanan khusus guna mengantisipasi peningkatan kebutuhan layanan kesehatan selama periode Lebaran. Hal ini dilakukan agar masyarakat tetap dapat mengakses layanan medis tanpa hambatan, terutama bagi pasien yang membutuhkan perawatan berkelanjutan.

RSHS Bandung Tetap Siaga di Libur Lebaran 2026, Layanan Rawat Jalan hingga Operasi Berjalan Normal
RSHS Bandung Tetap Siaga di Libur Lebaran 2026, Layanan Rawat Jalan hingga Operasi Berjalan Normal

Salah satu langkah yang diambil adalah tetap membuka layanan poliklinik rawat jalan pada tanggal 18 dan 24 Maret 2026. Meskipun kedua tanggal tersebut bertepatan dengan libur bersama, RSHS Bandung tetap menghadirkan pelayanan seperti hari biasa.

Baca Juga: Jelang Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 2 Bandung Fokus Tingkatkan Keselamatan Perjalanan Kereta Api

Kebijakan ini menjadi bukti keseriusan rumah sakit dalam menjaga kesinambungan layanan, khususnya bagi pasien yang harus melakukan kontrol rutin atau pemeriksaan lanjutan.

Selain layanan rawat jalan, RSHS Bandung juga memastikan bahwa tindakan operasi tetap berjalan sesuai jadwal. Prosedur bedah yang telah direncanakan tidak akan ditunda selama tidak ada kendala medis tertentu.

Rumah sakit bahkan mengoptimalkan pelayanan bedah untuk memenuhi kebutuhan pasien yang memerlukan tindakan segera, termasuk operasi dengan tingkat urgensi tinggi yang tidak dapat ditunda.

Namun demikian, terdapat beberapa layanan yang untuk sementara waktu tidak beroperasi pada hari-hari tertentu selama libur Lebaran.

Layanan tersebut meliputi kedokteran nuklir, rehabilitasi medik, radioterapi, serta tindakan jantung elektif.

Meski demikian, masyarakat tidak perlu khawatir karena layanan kegawatdaruratan tetap siaga penuh selama 24 jam, khususnya melalui Unit Gawat Darurat (UGD).

Untuk kasus darurat, termasuk gangguan jantung akut, RSHS menjamin penanganan cepat dan maksimal.

Tim medis tetap disiagakan secara penuh guna memastikan setiap pasien mendapatkan pelayanan terbaik tanpa terkendala situasi libur panjang.

Antusiasme masyarakat terhadap layanan kesehatan di RSHS selama periode Lebaran juga terlihat dari tingginya jumlah pendaftaran.

Hingga pertengahan Maret 2026, tercatat sekitar 290 pasien telah melakukan reservasi secara online untuk mendapatkan layanan pada tanggal yang telah ditentukan.

Sistem pendaftaran daring ini dinilai sangat membantu dalam mengatur jadwal pelayanan serta memastikan kesiapan tenaga medis.

Dengan adanya sistem reservasi online, pihak rumah sakit dapat mengelola alur pasien secara lebih efektif.

Hal ini menjadi sangat penting, mengingat sebagian tenaga kesehatan juga menjalani jadwal libur Lebaran, sehingga diperlukan pengaturan yang matang agar pelayanan tetap berjalan optimal.

Tak hanya itu, RSHS Bandung juga memberikan perhatian khusus kepada pasien yang menjalani terapi rutin.

Pasien yang membutuhkan obat secara berkala tetap dapat mengakses layanan pengambilan obat tanpa kendala.

Rumah sakit memastikan ketersediaan obat dan layanan farmasi tetap berjalan untuk menjaga kesinambungan pengobatan pasien.

Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan, RSHS juga tetap membuka layanan subspesialis secara lengkap.

Hal ini memungkinkan pasien dengan kondisi medis kompleks untuk tetap mendapatkan penanganan yang tepat tanpa harus menunda perawatan hingga setelah libur Lebaran.

Sebagai bentuk inovasi layanan, RSHS Bandung juga menghadirkan poliklinik sore khusus bagi peserta BPJS Kesehatan.

Layanan ini beroperasi mulai pukul 15.30 hingga 20.00 WIB dan bertujuan untuk mengurangi kepadatan antrean di pagi hari. Kehadiran poliklinik sore ini menjadi solusi bagi pasien yang memiliki keterbatasan waktu atau datang dari luar kota.

Layanan ini juga memberikan kemudahan bagi pasien dari berbagai daerah seperti Garut, Tasikmalaya, hingga Sukabumi yang membutuhkan akses layanan kesehatan di Bandung.

Dengan jadwal yang lebih fleksibel, pasien dapat menyesuaikan waktu kunjungan tanpa harus mengganggu aktivitas utama mereka.

Lebih lanjut, pihak RSHS menegaskan bahwa pasien BPJS Kesehatan tidak akan dikenakan biaya tambahan selama mengikuti prosedur yang telah ditetapkan.

Hal ini termasuk untuk tindakan medis besar seperti operasi, selama sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam sistem BPJS.

Imbauan pun disampaikan kepada masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia, terutama bagi mereka yang memiliki kartu BPJS aktif.

RSHS memastikan seluruh prosedur berjalan transparan dan sesuai regulasi yang berlaku.

Dengan berbagai langkah strategis yang telah dipersiapkan, RSHS Bandung optimistis dapat memenuhi kebutuhan layanan kesehatan masyarakat selama periode Lebaran 2026.

Komitmen ini sekaligus menegaskan peran RSHS sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan, khususnya di wilayah Jawa Barat.

Melalui kesiapan layanan yang terencana dan inovasi yang terus dikembangkan, RSHS Bandung berharap masyarakat tetap merasa aman dan nyaman dalam mengakses layanan kesehatan, bahkan di tengah momentum libur panjang sekalipun.