Tak Perlu Khawatir, Penertiban Kabel di Bandung Dipastikan Tidak Sebabkan Internet Mati

oleh -5 Dilihat
Tak Perlu Khawatir, Penertiban Kabel di Bandung Dipastikan Tidak Sebabkan Internet Mati
Tak Perlu Khawatir, Penertiban Kabel di Bandung Dipastikan Tidak Sebabkan Internet Mati

LIPUTAN BANDUNG – Program penertiban kabel udara resmi dimulai di Kota Bandung pada Juni 2026. Pemerintah Kota Bandung memastikan proses tersebut tidak akan menyebabkan internet mati ataupun gangguan layanan digital bagi masyarakat.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan kesiapan infrastruktur dan koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama keberhasilan program ini.

Menurut Farhan, seluruh proses telah dipersiapkan dengan matang sehingga masyarakat dapat tetap beraktivitas seperti biasa tanpa khawatir kehilangan akses internet.

Program ini dilakukan melalui pemindahan kabel udara ke jaringan bawah tanah yang telah dibangun sebelumnya. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mempercantik wajah kota sekaligus meningkatkan keamanan infrastruktur telekomunikasi.

Baca Juga: Express Lunch Ala Hotel de Braga By Artotel, Sentuhan Nusantara di Tengah Pesona Braga Bandung

Direktur Utama PT Bandung Infra Investama, Asep Wawan Dharmawan, menjelaskan bahwa seluruh perangkat pendukung telah tersedia dan siap digunakan.

Selain itu, komunikasi intensif juga dilakukan dengan para penyedia layanan internet yang beroperasi di Bandung. Hal tersebut bertujuan memastikan perpindahan jaringan berlangsung mulus tanpa mengganggu pelanggan.

Sebanyak 29 perusahaan telah menyatakan komitmennya terhadap program ini. Sebagian di antaranya sudah siap menggunakan jaringan bawah tanah yang tersedia.

Pihak BII menilai kapasitas jaringan yang ada saat ini cukup untuk menjaga stabilitas konektivitas selama masa transisi berlangsung.

Pemkot Bandung juga melakukan pendataan terhadap instansi pemerintahan yang sangat bergantung pada internet. Jika diperlukan perpindahan jaringan, proses tersebut akan mendapat pendampingan khusus.

Tak hanya layanan pemerintahan, sektor perbankan dan layanan penting lainnya juga mendapat perhatian agar tidak terdampak.

Baca Juga: Terinspirasi Kairi ONIC, Film Nobody Loves Kay Tampilkan Sisi Humanis Dunia Esports

Penertiban tahap pertama dimulai di kawasan Asia Afrika dan Sunda sebelum berlanjut ke sejumlah ruas jalan lainnya. Hingga 18 Juni 2026, sebanyak 36 ruas jalan akan menjadi fokus penataan.

Program kemudian dilanjutkan pada Juli mendatang dengan cakupan tambahan 13 ruas jalan sebagai bagian dari penataan infrastruktur telekomunikasi Kota Bandung yang lebih modern dan tertata.