Terinspirasi Kairi ONIC, Film Nobody Loves Kay Tampilkan Sisi Humanis Dunia Esports

oleh -11 Dilihat
Terinspirasi Kairi ONIC, Film Nobody Loves Kay Tampilkan Sisi Humanis Dunia Esports
Terinspirasi Kairi ONIC, Film Nobody Loves Kay Tampilkan Sisi Humanis Dunia Esports

LIPUTAN BANDUNG– Film bertema esports semakin mendapat tempat di industri perfilman Indonesia. Hal itu terlihat dari tingginya antusiasme masyarakat saat menghadiri special screening Nobody Loves Kay di XXI Ciwalk Bandung, Sabtu, 30 Mei 2026.

Film Nobody Loves Kay  yang terinspirasi dari perjalanan karier bintang ONIC Esports, Kairi Ygnacio Rayosdelsol, tersebut mendapat respons positif dari para penonton.

Terinspirasi Kairi ONIC, Film Nobody Loves Kay Tampilkan Sisi Humanis Dunia Esports
Terinspirasi Kairi ONIC, Film Nobody Loves Kay Tampilkan Sisi Humanis Dunia Esports

Kehadiran film Nobody Loves Kay ini menjadi angin segar bagi pecinta esports dan Mobile Legends. Tidak hanya menampilkan kompetisi yang seru, Nobody Loves Kay juga menghadirkan kisah yang sarat emosi dan dekat dengan realitas kehidupan anak muda masa kini.

Disutradarai Bernardus Raka, film ini mengisahkan perjalanan Kay, seorang siswa sekolah menengah atas yang bercita-cita menjadi atlet esports profesional.

Baca Juga: Film Monster Pabrik Rambut Angkat Horor Kurang Tidur dan Overwork, Screening Bandung Diserbu Penonton

Bersama dua sahabatnya, Ido dan Aurelio, Kay berusaha membuktikan bahwa impiannya bukan sekadar hobi yang dilakukan untuk mengisi waktu luang.

Dalam perjalanannya, Kay harus menghadapi berbagai rintangan. Mulai dari pandangan keluarga yang belum sepenuhnya memahami dunia esports, tekanan pendidikan, hingga konflik yang menguji kekuatan persahabatan mereka.

Cerita tersebut menjadi refleksi bagi banyak generasi muda yang tengah berjuang meraih cita-cita di bidang yang belum tentu mendapat dukungan penuh dari lingkungan sekitar.

Film ini diperkuat oleh penampilan sejumlah aktor muda berbakat seperti Bima Azriel, Aurora Ribero, Rey Bong, Joshia Frederico, Ayastrophiile, dan Melati Sesilia. Chemistry antarpemain menjadi salah satu daya tarik yang membuat alur cerita terasa hidup dan emosional.

Aurora Ribero mengungkapkan bahwa film ini memiliki pesan kuat mengenai arti dukungan dalam proses meraih impian.

Karakter Amanda yang diperankannya juga memiliki mimpi besar untuk menjadi dokter dan terus memberikan semangat kepada Kay untuk tidak menyerah.

Menurut Aurora, setiap orang membutuhkan sosok yang mampu memberikan motivasi ketika menghadapi masa-masa sulit. Dukungan tersebut sering kali menjadi alasan seseorang tetap bertahan saat menghadapi berbagai tantangan.

Di sisi lain, film ini juga berusaha meluruskan berbagai stigma mengenai profesi atlet esports. Ayastrophiile menjelaskan bahwa banyak orang hanya melihat prestasi dan popularitas para pemain profesional tanpa mengetahui perjuangan di balik layar.

Faktanya, atlet esports harus menjalani latihan intensif, menjaga kondisi fisik dan mental, serta memiliki disiplin tinggi agar mampu bersaing di level profesional. Tantangan yang mereka hadapi tidak berbeda jauh dengan atlet cabang olahraga lainnya.

Melati Sesilia menambahkan bahwa film ini dapat menjadi jembatan bagi generasi yang lebih tua untuk memahami perkembangan dunia esports. Industri yang terus berkembang pesat tersebut kini telah menjadi salah satu sektor yang menjanjikan bagi anak muda Indonesia.

Pesan inilah yang menjadi kekuatan utama Nobody Loves Kay. Film ini tidak hanya berbicara tentang kemenangan dalam turnamen, tetapi juga mengenai keberanian menghadapi kegagalan, mempertahankan persahabatan, dan memperjuangkan mimpi.

Melalui visual pertandingan yang menarik serta konflik keluarga yang menyentuh, film ini menawarkan pengalaman menonton yang mampu menjangkau berbagai kalangan penonton.

Bahkan mereka yang tidak mengikuti dunia Mobile Legends tetap dapat menikmati cerita yang disajikan.
Dengan perpaduan drama, inspirasi, dan semangat pantang menyerah, Nobody Loves Kay menjadi film yang layak masuk daftar tontonan pada pertengahan 2026. Film ini akan mulai tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 4 Juni 2026.