Belajar dari Ruang Redaksi ke Algoritma: Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNPAM Bedah Wajah Baru Public Relations

oleh -13 Dilihat
Belajar dari Ruang Redaksi ke Algoritma: Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNPAM Bedah Wajah Baru Public Relations
Belajar dari Ruang Redaksi ke Algoritma: Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNPAM Bedah Wajah Baru Public Relations

LIPUTAN BANDUNG– Di tengah arus informasi yang kini mengalir dari ribuan layar, bukan lagi dari satu meja redaksi, Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang (UNPAM) menghadirkan ruang belajar yang relevan dengan zaman.

Pada Kamis, 11 Juni 2026, melalui rangkaian Career Mentoring & Coaching Series, UNPAM menggelar webinar bertajuk “Redefining Public Relations: Adaptif di Era Media yang Terfragmentasi” bersama Sheila Siregar, M.Si., AVP Corporate Communication PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang juga seorang mantan jurnalis televisi.

Webinar ini diselenggarakan secara daring ini terbuka bagi mahasiswa serta sivitas akademika yang ingin memahami arah baru dunia kehumasan.

Webinar dibuka dengan sambutan hangat dari Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UNPAM, Katry Anggraini, S.Sos., M.I.Kom.

Baca Juga: Fikom UNPAM Gelar PKM di Pantai Carita, Ajak Warga Sukajadi Melek Komunikasi dan Promosi Digital

Dalam sambutannya, Katry menyampaikan bahwa kemampuan beradaptasi adalah kunci bagi setiap lulusan komunikasi.

“Dunia komunikasi tidak pernah berhenti berubah. Tugas kita bukan hanya mengejar perubahan itu, tetapi memahami nilai yang tetap, yaitu kepercayaan. Melalui Career Mentoring & Coaching Series ini, kami ingin mahasiswa belajar langsung dari praktisi terbaik agar siap menjadi komunikator yang relevan, kredibel, dan berdampak,” ujar Katry.

Katry juga berharap mahasiswa dapat menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal nyata untuk berkontribusi di tengah masyarakat maupun industri.

Pada edisi kali ini, program menghadirkan sosok yang merepresentasikan perjalanan lengkap dunia komunikasi: dari ruang redaksi sebagai jurnalis hingga posisi strategis pada komunikasi korporat sebuah bank besar nasional.

Perpaduan latar belakang inilah yang membuat materi terasa membumi sekaligus berbobot.

Baca Juga: Unpad Gandeng Kemenag Jabar Perkuat Kompetensi Guru dan Madrasah Lewat Berbagai Program Pengembangan

Webinar berangkat dari kenyataan yang dialami kita semua hari ini.

Dahulu, informasi harus menunggu media; kini, informasi bahkan tidak lagi menunggu fakta. Cara publik menemukan, mengonsumsi, dan memercayai informasi telah berubah secara mendasar.

Sheila memaparkan data yang menggambarkan pergeseran tersebut.

Mengacu pada Reuters Institute Digital News Report 2025 untuk Indonesia, sebanyak 57% masyarakat memperoleh berita dari media sosial dan 34% mengakses berita melalui TikTok.

Secara global, 70% anak muda di bawah 30 tahun mendapatkan berita dari platform video sosial, sementara 56% orang mengaku kerap menghindari berita.

Angka-angka ini menegaskan satu hal: perhatian publik telah terpecah, dan tidak ada lagi satu pintu agenda yang menentukan apa yang penting bagi masyarakat.

Bagi mahasiswa komunikasi, memahami lanskap ini bukan sekadar tambahan wawasan, melainkan bekal untuk tetap relevan di dunia kerja yang bergerak cepat.

Dalam paparannya, Sheila menggarisbawahi bahwa public relations modern tidak lagi sekadar mendistribusikan pesan atau menjalin hubungan dengan media.

PR hari ini adalah soal mengelola ekosistem kepercayaan (trust ecosystem).

Sheila juga berbagi contoh konkret bagaimana suara karyawan (employee advocacy) dapat menjadi sumber klarifikasi yang lebih dipercaya dibanding pernyataan korporat formal sebuah pendekatan autentik yang mampu meredam isu secara organik.

Pesan utamanya jelas di dunia yang terfragmentasi, kepercayaan menjadi mata uang komunikasi yang paling berharga.

Webinar Redefining Public Relations menjadi pengingat bahwa di tengah ekosistem media yang terus berubah, masa depan komunikasi adalah milik mereka yang mampu membangun kepercayaan.

Melalui ruang belajar seperti Career Mentoring & Coaching Series, UNPAM menegaskan komitmennya untuk mendampingi mahasiswa agar tumbuh menjadi pribadi yang adaptif, kompeten, dan berdaya saing.

Setiap kegiatan seperti ini bukan sekadar acara, melainkan investasi pada prestasi dan dampak jangka panjang sivitas akademika.

UNPAM percaya bahwa ketika ilmu, pengalaman, dan kepercayaan bertemu, lahirlah komunikator masa depan yang siap memberi arti bagi diri sendiri, almamater, dan masyarakat luas.

Career Mentoring & Coaching Series merupakan program pendampingan karier yang digagas Program Studi Ilmu Komunikasi UNPAM untuk menjembatani mahasiswa dengan praktisi industri secara langsung.

Lewat format mentoring dan coaching, mahasiswa tidak sekadar mendengarkan teori, tetapi belajar dari pengalaman nyata para profesional yang setiap hari berhadapan dengan dinamika komunikasi di lapangan.