Sinergi Akademisi dan Praktisi: Optimalisasi Narasi Digital Forsikatel Group Telkom Akses di Instagram

oleh -12 Dilihat
Sinergi Akademisi dan Praktisi: Optimalisasi Narasi Digital Forsikatel Group Telkom Akses di Instagram
Sinergi Akademisi dan Praktisi: Optimalisasi Narasi Digital Forsikatel Group Telkom Akses di Instagram

LIPUTAN BANDUNG– Sinergi Akademisi dan Praktisi: Optimalisasi Narasi Digital Forsikatel Group Telkom Akses melalui Instagram

Dunia digital yang dinamis menuntut organisasi untuk terus beradaptasi. Langkah inilah yang diambil oleh Forsikatel Group Telkom Akses (FGTA) melalui kolaborasi strategis dengan Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang (UNPAM).

Sinergi Akademisi dan Praktisi: Optimalisasi Narasi Digital Forsikatel Group Telkom Akses di Instagram
Sinergi Akademisi dan Praktisi: Optimalisasi Narasi Digital Forsikatel Group Telkom Akses di Instagram

Kerja sama penelitian ini bertujuan untuk membedah dan mengoptimalkan strategi komunikasi visual organisasi di platform Instagram.

Kerja sama ini bukan sekadar kajian akademis, melainkan bentuk sinergi antara teori ilmu komunikasi dengan praktik kehumasan di lapangan.

Melalui penelitian ini, Prodi Ilmu Komunikasi UNPAM membantu FGTA memetakan pola komunikasi yang efektif untuk memperkuat eksistensi digital organisasi di tengah masifnya penggunaan media sosial di Indonesia yang kini mencapai 84,8%.

Hasil kolaborasi ini menyoroti bahwa akun Instagram @forsikatelgrouptelkomakses telah bertransformasi dari sekadar papan pengumuman menjadi media bercerita (storytelling).

Strategi ini memastikan setiap kegiatan tidak hanya tersampaikan informasinya, tetapi juga memiliki sentuhan personal dan visual yang kuat.

Berdasarkan analisis penelitian bersama UNPAM, penggunaan Instagram oleh FGTA memberikan dampak signifikan pada tiga aspek:

1. Brand Awareness: Memperluas jangkauan pengenalan publik terhadap kontribusi FGTA dalam ekosistem Telkom Akses.

2. Engagement Rate: Menciptakan ruang diskusi dua arah melalui fitur interaktif, membuktikan bahwa konten yang disajikan relevan dengan kebutuhan audiens.

3. Transparansi Organisasi: Mempercepat arus informasi secara masif, memastikan seluruh anggota tetap terhubung dengan setiap agenda organisasi secara real-time.

Penelitian ini juga mendeskripsikan bagaimana optimalisasi fitur-fitur Instagram menjadi kunci keberhasilan publikasi:

 Feeds: Sebagai arsip digital yang estetis dan informatif.

 Stories: Untuk interaksi harian yang lebih luwes dan spontan.

 Reels: Sarana kreatif untuk menjangkau audiens yang lebih luas melalui tren video pendek.

Strategi komunikasi FGTA yang didukung oleh kajian ilmiah dari Prodi Ilmu Komunikasi UNPAM membuktikan bahwa optimalisasi fitur visual adalah kunci fungsi kehumasan modern.

Dengan beralih dari sekadar menyampaikan data menjadi menceritakan kisah, FGTA berhasil membangun ikatan emosional yang lebih kuat dengan audiensnya.

Instagram bukan hanya alat publikasi; ia adalah jendela bagi dunia untuk melihat nilai dan dedikasi yang diperjuangkan oleh organisasi melalui lensa kolaborasi dan inovasi.

Penulis : Rini Dianti Fauzi

Dosen Ilmu Komunikasi UNPAM