PERSIB Lolos ke Final Piala Presiden 2026 Usai Tundukkan Persija 2-1

oleh -6 Dilihat
PERSIB melaju ke final Piala Presiden 2026 usai mengalahkan Persija 2-1. Maung Bandung kembali ke partai puncak setelah 11 tahun
PERSIB melaju ke final Piala Presiden 2026 usai mengalahkan Persija 2-1. Maung Bandung kembali ke partai puncak setelah 11 tahun

LIPUTAN BANDUNG – PERSIB Bandung memastikan tiket ke final Piala Presiden 2026 setelah menundukkan Persija Jakarta dengan skor 2-1 pada laga semifinal yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8/2026). Hasil akhir kemenangan tersebut sekaligus mengakhiri penantian selama 11 tahun bagi Maung Bandung untuk kembali tampil di partai puncak turnamen pramusim bergengsi tersebut.

Dua gol kemenangan PERSIB dicetak pada babak pertama melalui Uilliam Barros Pereira pada menit ke-21 dan Balsa Sekulic lewat eksekusi penalti enam menit berselang. Sementara Persija hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui gol Kwon Changhoon pada menit ke-85.

Keberhasilan ini menjadi pencapaian penting bagi PERSIB yang terakhir kali tampil di final Piala Presiden pada edisi perdana tahun 2015. Saat itu, tim kebanggaan Bobotoh sukses keluar sebagai juara setelah mengalahkan Sriwijaya FC dengan skor 2-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 18 Oktober 2015.

Pelatih Igor Tolic menurunkan susunan pemain terbaiknya sejak menit awal. Di bawah mistar gawang ada Teja Paku Alam. Lini belakang dihuni Kakang Rudianto, Patricio Matricardi, Gabriel Mutombo, dan Ikhwan Ali Tanamal. Sementara lini tengah diisi Luciano Guaycochea, Gakuto Notsuda, Adam Alis, dan Luka Menalo. Uilliam Barros Pereira serta Balsa Sekulic dipercaya menjadi ujung tombak serangan.

Sejak peluit pertama dibunyikan, PERSIB langsung mencoba mengambil inisiatif permainan dengan memberikan tekanan kepada Persija. Namun, rapatnya pertahanan lawan membuat peluang berbahaya sulit tercipta sepanjang 10 menit pertama pertandingan.

Justru Persija lebih dulu mengancam pada menit ke-15. Witan Sulaiman yang menerima peluang emas melepaskan sontekan kaki kiri, tetapi bola masih melenceng dari sasaran sehingga gagal membawa Macan Kemayoran unggul lebih dulu.

PERSIB akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-21. Uilliam Barros Pereira berhasil memanfaatkan peluang dengan baik untuk membawa timnya unggul 1-0.

Keunggulan Maung Bandung bertambah menjadi 2-0 pada menit ke-27. Wasit menunjuk titik putih setelah bek Persija, Denis Kolinger, dinyatakan melakukan handsball usai peninjauan melalui Video Assistant Referee (VAR). Balsa Sekulic yang menjadi eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna dan menggandakan keunggulan PERSIB.

Setelah dua gol tersebut, kedua tim sama-sama menciptakan beberapa peluang. Namun hingga turun minum tidak ada gol tambahan yang tercipta sehingga skor 2-0 tetap bertahan.

Memasuki babak kedua, Igor Tolic mempertahankan seluruh pemain yang tampil sejak awal pertandingan. Sementara Persija melakukan beberapa pergantian pemain untuk meningkatkan intensitas serangan dan berusaha mengejar ketertinggalan.

Meski demikian, peluang pertama di babak kedua kembali menjadi milik PERSIB. Pada menit ke-56, Barros melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti, tetapi bola masih melebar di sisi kanan gawang Persija.

Dua menit kemudian, Persija hampir memperkecil ketertinggalan. Sundulan Gustavo Almeida yang memanfaatkan tendangan bebas Fabio Calonego membentur mistar gawang sehingga belum mampu mengubah skor.

Melihat permainan mulai berjalan ketat, Igor Tolic melakukan pergantian pemain pada menit ke-65 dengan memasukkan Julio Cesar dan Ramon Tanque menggantikan Luka Menalo serta Balsa Sekulic.

Tak lama setelah pergantian tersebut, PERSIB kembali mendapat tekanan. Kakang Rudianto harus menerima kartu kuning setelah menghentikan laju pemain Persija.

Ancaman kembali datang pada menit ke-70. Witan Sulaiman memperoleh ruang tembak yang cukup terbuka, tetapi sepakannya hanya mengenai tiang gawang PERSIB sehingga keunggulan Maung Bandung tetap terjaga.

Tekanan Persija semakin meningkat seiring menurunnya kondisi fisik para pemain PERSIB. Untuk menjaga keseimbangan tim, Tolic kembali melakukan perubahan dengan memasukkan Dedi Kusnandar dan Nazriel Alfaro Syahdan menggantikan Adam Alis serta Gakuto Notsuda pada menit ke-74.

Serangan bertubi-tubi Persija akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-85. Pemain pengganti Kwon Changhoon sukses menjebol gawang Teja Paku Alam setelah memanfaatkan umpan Victor Dethan dan memperkecil skor menjadi 2-1.

Menjelang laga berakhir, Igor Tolic kembali melakukan pergantian pemain. Mariano Peralta dan Hamra masuk menggantikan Uilliam Barros Pereira serta Ikhwan Ali Tanamal pada menit ke-88. Setelah itu, Muhammad Adzikry juga dimainkan untuk menggantikan Luciano Guaycochea.

Lima menit tambahan waktu menjadi ujian berat bagi PERSIB. Persija terus menggempur lini pertahanan Maung Bandung demi mencari gol penyeimbang. Meski berada di bawah tekanan hingga peluit panjang berbunyi, PERSIB mampu mempertahankan keunggulan 2-1.

Hasil tersebut memastikan PERSIB kembali menembus final Piala Presiden setelah penantian selama 11 tahun. Maung Bandung kini berpeluang mengulang prestasi sebagai juara seperti yang pernah diraih pada edisi perdana turnamen tahun 2015.