Telkom Witel Bandung Berikan Bantuan Device, Network and Application (DNA) ke SMAN 4 Bandung

oleh -22 Dilihat
Telkom Witel Bandung melalui penyerahan bantuan Device Network Application (DNA) kepada SMAN 4 Bandung, Senin (20/4/2026). Foto: Tekom Witel Bandung

LIPUTAN BANDUNG – Komitmen dalam mendorong transformasi digital di sektor pendidikan kembali ditegaskan oleh Telkom Witel Bandung melalui penyerahan bantuan Device Network Application (DNA) kepada SMAN 4 Bandung, Senin (20/4/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh GM Witel Bandung beserta tim dan diterima oleh pimpinan SMAN 4 Bandung beserta jajaran.

Bantuan DNA yang diberikan tidak sekadar menghadirkan infrastruktur jaringan, namun menjadi bagian dari langkah strategis Telkom dalam mempercepat adopsi teknologi digital di lingkungan pendidikan. Di tengah meningkatnya kebutuhan pembelajaran berbasis digital, kesiapan infrastruktur menjadi faktor kunci dalam menunjang proses belajar mengajar yang efektif dan inovatif.

Dalam sambutannya, GM Witel Bandung, menegaskan peran perusahaan sebagai digital enabler yang siap mendukung dunia pendidikan melalui solusi teknologi terintegrasi. Program DNA menjadi salah satu wujud nyata kontribusi tersebut, dengan menghadirkan ekosistem jaringan yang mendukung aktivitas pembelajaran modern.

Baca juga: Kunjungan Kerja dan Benchmarking Universitas Muhammadiyah Bandung ke Telkom Witel Bandung

Pihak SMAN 4 Bandung menyambut baik bantuan ini dan menyampaikan apresiasi atas dukungan Telkom. Kehadiran solusi digital diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran serta memperluas akses terhadap sumber belajar berbasis teknologi.

Prosesi penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis, dilanjutkan dengan sesi diskusi yang menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital. Seluruh pihak sepakat bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menciptakan sistem pendidikan yang adaptif dan berdaya saing.

Melalui kegiatan ini, Telkom tidak hanya memperkuat posisinya di sektor pendidikan, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan akses dan kualitas pendidikan sebagai bagian dari komitmen ESG, khususnya pada pilar sosial dan melalui penyerahan bantuan DNA ini menjadi langkah awal yang menjanjikan dalam membangun ekosistem pendidikan digital yang lebih merata dan berkelanjutan di Indonesia.