Persija vs Persib Resmi Pindah ke Samarinda, El Clasico Indonesia Digelar di Stadion Segiri

oleh -1 Dilihat
Persija vs Persib Resmi Pindah ke Samarinda, El Clasico Indonesia Digelar di Stadion Segiri. foto: persija.id
Persija vs Persib Resmi Pindah ke Samarinda, El Clasico Indonesia Digelar di Stadion Segiri. foto: persija.id

LIPUTAN BANDUNG – Laga panas bertajuk El Clasico Indonesia antara Persija Jakarta dan Persib Bandung dipastikan tidak akan digelar di ibu kota. Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 10 Mei 2026 itu resmi dipindahkan ke Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur. Kick off tetap sesuai jadwal, yakni pukul 15.30 WIB.

Keputusan pemindahan venue ini diumumkan oleh operator kompetisi Super League 2025/2026, I.League. Direktur I.League, Ferry Paulus, menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah melalui koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait, termasuk PSSI dan aparat keamanan.

Menurut Ferry, faktor keamanan menjadi alasan utama dipindahkannya pertandingan. Selain itu, padatnya agenda kegiatan non-olahraga di Jakarta juga turut mempengaruhi keputusan tersebut. Dalam beberapa waktu terakhir, ibu kota menjadi pusat berbagai kegiatan besar, termasuk peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day.

Baca Juga: Umuh Muchtar Targetkan Persib Bandung Sapu Bersih 3 Laga Akhir Super League

Situasi tersebut dinilai berpotensi meningkatkan risiko keamanan apabila pertandingan besar seperti Persija versus Persib tetap digelar di Jakarta.

Oleh karena itu, operator liga memilih opsi paling aman demi kelancaran kompetisi.

Selain faktor keamanan, ketersediaan stadion di Pulau Jawa juga menjadi kendala.

Banyak stadion yang sudah digunakan oleh klub lain dalam waktu berdekatan dengan jadwal pertandingan tersebut.

Hal ini membuat pilihan venue semakin terbatas.

Awalnya, pihak operator sempat mempertimbangkan Bali sebagai lokasi alternatif.

Namun, rencana tersebut batal karena adanya pertandingan lain yang digelar di stadion yang sama pada 11 Mei 2026.

Regulasi kompetisi tidak mengizinkan penggunaan stadion secara berdekatan dalam waktu singkat.

Akhirnya, Stadion Segiri Samarinda dipilih sebagai lokasi paling memungkinkan.

Stadion ini merupakan markas Borneo FC, yang juga merupakan salah satu pesaing Persib di papan atas klasemen.

Di wilayah Kalimantan Timur, tidak ada jadwal pertandingan lain pada tanggal tersebut, sehingga dianggap ideal.

Baca Juga: Rental Motor Murah Bandung Kini Lebih Mudah dengan Hadirnya rentalaja

Meski digelar di luar Jakarta, pertandingan tetap akan dihadiri penonton.

Namun, sesuai regulasi yang berlaku, suporter tim tamu, yakni Bobotoh, tidak diperkenankan hadir.

Kebijakan ini tetap diberlakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan berlangsung.

Ketua Panitia Pelaksana Persija, Ferry Indrasjarief, mengakui bahwa keputusan ini membawa dampak kerugian, terutama dari sisi finansial.

Bermain di luar kandang membuat klub kehilangan potensi pemasukan dari penjualan tiket.

Selain itu, absennya dukungan langsung dari Jakmania di kandang sendiri juga menjadi kerugian tersendiri.

Pelatih Persija, Mauricio Souza, disebut merasa kecewa karena tidak dapat bermain di hadapan pendukungnya.

Meski demikian, Persija tetap berkomitmen untuk tampil maksimal.

Ferry Indrasjarief menegaskan bahwa timnya siap bermain di mana pun, termasuk di Samarinda.

Ia berharap dukungan Jakmania tetap terasa meski pertandingan berlangsung jauh dari Jakarta.

Semangat tersebut diharapkan mampu memotivasi para pemain dalam menghadapi laga krusial ini.

Pertandingan Persija vs Persib selalu menjadi sorotan publik sepak bola Indonesia.

Rivalitas panjang kedua tim menjadikan laga ini sarat gengsi dan emosi.

Dengan venue baru di Samarinda, duel ini dipastikan tetap menarik perhatian dan menjadi salah satu pertandingan paling dinanti musim ini.