LIPUTAN BANDUNG – Sudaryono resmi menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Tak lama setelah mengucapkan sumpah jabatan, ia langsung menuju kantor BGN untuk memimpin rapat perdana sebagai langkah awal mempercepat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pergantian pimpinan di Badan Gizi Nasional berlangsung pada hari yang sama setelah Nanik Sudaryati Deyang mengundurkan diri dari jabatannya dengan alasan kesehatan. Pemerintah pun bergerak cepat dengan menunjuk Sudaryono untuk memastikan program strategis nasional tersebut tetap berjalan tanpa hambatan.
Langsung Bekerja Usai Pelantikan
Usai dilantik Presiden Prabowo, Sudaryono tidak menunda aktivitasnya sebagai pimpinan baru BGN. Ia tiba di kantor Badan Gizi Nasional di Jakarta Pusat sekitar pukul 16.50 WIB dan langsung disambut oleh Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari, Wakil Kepala BGN Trenggono, serta jajaran pejabat lainnya.
Baca Juga: Tiga Mantan Pejabat Badan Gizi Nasional Ditahan dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG
Setibanya di kantor, agenda pertamanya adalah menggelar rapat koordinasi untuk membahas kelanjutan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.
Menurut Sudaryono, seluruh jajaran harus segera bekerja agar pelaksanaan program tersebut tetap berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
“Ini mau diberesin (MBG). Kita langsung kerja, langsung datang ke kantor, langsung rapat,” kata Sudaryono.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa percepatan implementasi Program Makan Bergizi Gratis menjadi fokus utama kepemimpinannya di Badan Gizi Nasional.
Diangkat Melalui Keputusan Presiden
Pelantikan Sudaryono dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 78P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Gizi Nasional yang ditandatangani Presiden Prabowo pada 22 Juli 2026.
Dalam prosesi pelantikan di Istana Negara, Presiden Prabowo memimpin langsung pengambilan sumpah jabatan. Sudaryono kemudian menandatangani berita acara pelantikan yang turut disaksikan dan ditandatangani oleh Presiden.
Melalui pelantikan tersebut, Sudaryono resmi menggantikan Nanik Sudaryati Deyang yang sebelumnya mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Kepala BGN.
Pengunduran Diri Nanik karena Alasan Kesehatan
Sebelum pelantikan berlangsung, Sudaryono menjelaskan bahwa pergantian kepemimpinan terjadi setelah Nanik memilih mundur karena kondisi kesehatan.
Ia juga menyampaikan doa agar mantan Kepala BGN tersebut segera memperoleh kesembuhan dan dapat kembali menjalani aktivitas dengan baik.
Menurut Sudaryono, dirinya baru mengetahui secara pasti mengenai penunjukan tersebut pada Rabu pagi.
Ia mengungkapkan bahwa pada malam sebelumnya dirinya dihubungi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi terkait kemungkinan mengisi jabatan Kepala BGN.
Keesokan paginya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya kembali menghubunginya untuk memastikan bahwa dirinya akan dilantik pada hari itu juga.
Bantah Sudah Dipersiapkan Sebelumnya
Menanggapi isu yang menyebut dirinya telah dipersiapkan sejak awal Juli untuk menjadi Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono membantah kabar tersebut.
Ia menegaskan bahwa proses penunjukan berlangsung secara cepat menjelang pelantikan. Karena itu, dirinya langsung menyesuaikan diri dengan tugas baru setelah menerima konfirmasi resmi dari pemerintah.
Menurutnya, fokus saat ini bukan lagi membahas proses pengangkatan, melainkan memastikan seluruh program Badan Gizi Nasional dapat berjalan secara efektif.
Tantangan Mengawal Program Makan Bergizi Gratis
Sebagai kepala lembaga yang bertanggung jawab terhadap kebijakan gizi nasional, Sudaryono kini memiliki tugas besar mengawal Program Makan Bergizi Gratis agar dapat terlaksana secara optimal di berbagai daerah.
Program tersebut menjadi salah satu agenda prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama bagi anak-anak dan kelompok penerima manfaat lainnya.
Pengalaman Sudaryono sebagai Wakil Menteri Pertanian dinilai menjadi modal penting dalam membangun koordinasi dengan berbagai kementerian dan lembaga, khususnya terkait penyediaan bahan pangan untuk mendukung keberhasilan program.
Dengan memulai tugasnya melalui rapat koordinasi pada hari pertama menjabat, Sudaryono menunjukkan komitmennya untuk menjaga kesinambungan program Badan Gizi Nasional sekaligus mempercepat realisasi Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.





