Munas IMA 2026 di Bandung, Wagub Jabar Erwan Setiawan Dorong UMKM Jabar Tembus Pasar Internasional

oleh -10 Dilihat
Munas IMA 2026 di Bandung, Wagub Jabar Erwan Setiawan Dorong UMKM Jabar Tembus Pasar Internasional
Munas IMA 2026 di Bandung, Wagub Jabar Erwan Setiawan Dorong UMKM Jabar Tembus Pasar Internasional

LIPUTAN BANDUNG – Munas IMA 2026 di Bandung menjadi momentum bagi Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan untuk mendorong perluasan pemasaran UMKM hingga ke pasar internasional. Ia berharap Indonesia Marketing Association (IMA) dapat memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk membantu pelaku usaha memasarkan produk sekaligus memperkenalkan potensi pariwisata daerah.

Erwan menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) IMA yang berlangsung di Kota Bandung pada 23–25 Oktober 2026. Ia berharap organisasi yang memasuki usia ke-30 tahun tersebut semakin berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah.

Munas IMA 2026 di Bandung, Wagub Jabar Erwan Setiawan Dorong UMKM Jabar Tembus Pasar Internasional
Munas IMA 2026 di Bandung, Wagub Jabar Erwan Setiawan Dorong UMKM Jabar Tembus Pasar Internasional

“Saya mengucapkan terima kasih dan selamat atas terselenggaranya Munas IMA 2026 yang digelar di Kota Bandung, Jawa Barat,” ujar Erwan.

Menurutnya, salah satu kontribusi yang diharapkan dari IMA adalah membantu puluhan ribu UMKM di Jawa Barat memperluas jangkauan pemasaran. Selama ini, sebagian pelaku usaha masih menghadapi keterbatasan dalam memasarkan produknya sehingga perkembangan bisnis belum optimal.

Baca Juga: Munas IMA 2026 di Bandung, Farhan Bidik Gedung Konvensi 10.000 Orang

Erwan menilai, jejaring profesional pemasaran yang dimiliki IMA dapat dimanfaatkan untuk membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk-produk lokal.

“Saya berharap dengan adanya kolaborasi dengan IMA ini, pemasarannya bisa lebih ke tingkat nasional dan juga bisa mencapai pasar internasional,” katanya.

Ia juga berharap kerja sama antara IMA dan Pemprov Jawa Barat semakin erat, termasuk dengan melibatkan kementerian terkait. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar UMKM tidak hanya mampu bertahan di pasar lokal, tetapi juga memiliki kesempatan bersaing di tingkat nasional hingga global.

IMA Diharapkan Bantu Promosikan Pariwisata Jawa Barat

Selain sektor UMKM, Erwan mendorong IMA turut berperan dalam memperluas promosi pariwisata Jawa Barat. Menurutnya, provinsi ini memiliki beragam potensi wisata yang dapat diperkenalkan kepada masyarakat di luar daerah maupun wisatawan mancanegara.

Ia menilai, strategi pemasaran yang tepat dapat membantu meningkatkan daya tarik destinasi wisata sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.

“Pariwisata Jawa Barat juga sangat indah dan banyak yang bisa kita jual ke daerah lain. IMA bisa membantu memasarkan potensi-potensi yang ada di Jawa Barat,” ungkapnya.

Harapan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk memperkuat daya saing produk lokal dan destinasi wisata melalui kolaborasi lintas sektor. Dengan dukungan jejaring pemasaran yang lebih luas, UMKM dan pelaku pariwisata di Jawa Barat diharapkan dapat menjangkau konsumen serta pasar baru.

Munas IMA 2026 Hadirkan Beragam Agenda di Bandung

Indonesia Marketing Association menggelar Munas 2026 di Kota Bandung pada 23–25 Oktober 2026. Penyelenggaraan ini sekaligus menandai tiga dekade perjalanan IMA dalam membangun jejaring profesional pemasaran di Indonesia.

Mengusung tema “A Marketing Legacy for a Better Indonesia” dengan subtema “Thirty Years of Leadership, A New Era of Impact”, kegiatan ini menjadi momentum bagi IMA untuk memperkuat kontribusi pemasaran dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka peluang usaha.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, IMA juga mengagendakan penyerahan bibit pohon Tabebuya kepada Pemerintah Kota Bandung sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

President IMA Suparno Djasmin mengatakan, kontribusi tersebut merupakan bagian dari dukungan organisasi terhadap upaya penghijauan di berbagai daerah di Indonesia.

“Sejalan dengan rencana Wali Kota Bandung, Kang Farhan, yang ingin membuat Kota Bandung lebih teduh dan indah, kami tentunya punya tanggung jawab untuk ikut membantu program dari pemerintah,” tutur Suparno.

Selain agenda penyerahan dan penanaman bibit pohon, Munas IMA 2026 menghadirkan studium generale di Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (ITB). Kegiatan ini menghadirkan Hermawan Kartajaya, Honorary Founding Chairman IMA sekaligus Founder dan Chairman MarkPlus, Inc.

Rangkaian acara lainnya meliputi sharing session bersama Eiger serta pameran UMKM selama tiga hari di Braga City Walk, Kota Bandung.

IMA saat ini memiliki 103 chapter dan lebih dari 9.200 anggota di seluruh Indonesia. Jejaring tersebut mempertemukan profesional pemasaran, entrepreneur, akademisi, dan unsur pemerintahan untuk mendorong kolaborasi serta pengembangan sektor usaha.

Melalui momentum tiga dekade ini, IMA ingin memperluas dampak pemasaran sebagai upaya menciptakan nilai, meningkatkan daya saing, membuka peluang, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Farhan Soroti Peluang Pengembangan Industri MICE Bandung

Sementara itu, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyoroti peluang pengembangan industri Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) di Kota Bandung, termasuk kebutuhan fasilitas konvensi dengan kapasitas lebih besar.

Hal tersebut disampaikan Farhan saat menghadiri Munas IMA di El Hotel Bandung, Sabtu, 24 Oktober 2026. Menurutnya, peluang investasi gedung konvensi perlu ditunjang permintaan pasar yang kuat dan berkelanjutan.

Farhan menilai Bandung telah memiliki sejumlah fasilitas pendukung industri MICE, mulai dari transportasi, perhotelan, akomodasi, hingga restoran. Namun, kapasitas tempat penyelenggaraan konvensi berskala besar masih menjadi tantangan.

“Ini adalah sebuah bentuk nyata bahwa Kota Bandung itu memiliki berbagai macam penunjang untuk MICE atau Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition. Tapi masalahnya adalah kapasitas kita belum cukup besar,” ujar Farhan.

Ia berharap momentum Munas IMA dapat memperkenalkan potensi Bandung kepada pelaku bisnis dan profesional pemasaran dari berbagai daerah. Dengan dukungan pasar dan infrastruktur yang memadai, Bandung berpeluang memperkuat posisinya sebagai salah satu tujuan penyelenggaraan kegiatan bisnis dan konvensi di Indonesia.