LIPUTAN BANDUNG– PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bandung melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Prima Priangan terus memperkuat dukungan terhadap sektor industri melalui penyediaan layanan kelistrikan yang andal dan sesuai dengan kebutuhan pelanggan.
Dukungan tersebut salah satunya diwujudkan melalui layanan tambah daya listrik bagi PT Mahameru Centratama Spinning Mills, perusahaan yang bergerak di bidang industri tekstil dan berlokasi di Jl. Cisirung Km. 2, Moch. Toha Km. 6,5, Cangkuang Wetan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

PT Mahameru Centratama Spinning Mills memiliki perjalanan panjang di industri tekstil. Perusahaan yang didirikan di Bandung pada 29 Januari 1975 tersebut pada awalnya bergerak di bidang pertenunan (weaving). Seiring perkembangan usaha dan kebutuhan pasar, kegiatan bisnis kemudian berkembang mencakup proses penyempurnaan tekstil (dyeing & finishing) serta pemintalan (spinning).
Dalam perkembangannya, perusahaan juga memiliki orientasi terhadap pasar internasional. Aktivitas ekspor mulai dilakukan pada 1980 dengan produk berupa kain greige, kemudian berkembang pada 1994 dengan ekspor kain jadi (finished fabric).
Baca Juga: PLN UP3 Bandung Dukung Keandalan Kelistrikan Gedung Keuangan Negara Bandung melalui Tambah Daya
Untuk mendukung kebutuhan operasionalnya, PT Mahameru Centratama Spinning Mills melakukan transaksi tambah daya listrik dari 1.110.000 VA menjadi 1.385.000 VA dengan golongan tarif I3. Peningkatan kapasitas sebesar 275.000 VA tersebut diharapkan dapat memberikan ruang bagi perusahaan dalam memenuhi kebutuhan energi listrik untuk aktivitas produksi dan operasional industri.
Manager PLN UP3 Bandung, Donna Sinatra, menyampaikan bahwa sektor industri merupakan salah satu pelanggan strategis yang membutuhkan dukungan kelistrikan secara konsisten.
“PLN berkomitmen mendukung kebutuhan energi sektor industri melalui pelayanan yang responsif dan penyediaan listrik yang andal. Penambahan daya PT Mahameru Centratama Spinning Mills menjadi bagian dari upaya kami untuk memastikan kebutuhan kelistrikan pelanggan dapat terpenuhi sesuai perkembangan kegiatan usahanya,” ujar Donna.
Donna menambahkan bahwa PLN terus mendorong kemudahan layanan bagi pelanggan melalui kanal digital. Transaksi tambah daya tersebut dilakukan melalui PLN Mobile, sehingga proses pengajuan dan pembayaran dapat dilakukan secara lebih praktis dan transparan.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Muhammad Joharifin, mengatakan bahwa keandalan pasokan listrik memiliki peran penting dalam mendukung keberlangsungan sektor industri dan perekonomian daerah.
“Industri membutuhkan pasokan listrik yang andal untuk menjaga kesinambungan proses produksi. PLN UID Jawa Barat terus berupaya memastikan kesiapan sistem kelistrikan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan bagi pelanggan industri, sehingga kebutuhan energi dapat mendukung aktivitas usaha secara optimal,” tutur Muhammad Joharifin.
Dalam transaksi tersebut, nilai biaya penyambungan tercatat sebesar Rp173.525.000, sementara uang jaminan langganan (UJL) tercatat Rp0. Berdasarkan estimasi, penambahan kapasitas tersebut berpotensi mendukung penggunaan energi hingga sekitar 55.400 kWh atau setara 40 jam nyala, sesuai dengan kebutuhan dan pola pemakaian pelanggan.
Pelayanan tambah daya ini juga menjadi bagian dari sinergi antarbagian di lingkungan PLN UP3 Bandung, mulai dari jajaran manajemen hingga unit dan bagian terkait yang mendukung proses pelayanan pelanggan PT Mahameru Centratama Spinning Mills melalui ULP Prima Priangan.
PLN UP3 Bandung menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan kerja sama PT Mahameru Centratama Spinning Mills. PLN akan terus berupaya menjaga kualitas pelayanan serta keandalan pasokan listrik bagi pelanggan industri di wilayah Bandung dan sekitarnya.





