LIPUTAN BANDUNG- Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan ketenagalistrikan, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bandung melakukan sosialisasi melalui siaran interaktif di Radio Ardan Bandung pada Rabu (3/6).
Kegiatan ini mengangkat tema “Yuk Peduli; Jaga Layangan, Jaga Aliran Listrik” sebagai bagian dari edukasi kepada masyarakat terkait potensi gangguan listrik yang disebabkan oleh aktivitas bermain layangan di sekitar jaringan listrik.

Melalui program siaran tersebut, PLN UP3 Bandung mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap keselamatan diri dan lingkungan dengan tidak menerbangkan layangan di dekat jaringan listrik.
Selain berisiko menimbulkan gangguan pasokan listrik, layangan yang tersangkut pada jaringan juga dapat membahayakan keselamatan masyarakat.
Manager PLN UP3 Bandung, Donna Sinatra, menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan langkah preventif PLN untuk mengurangi potensi gangguan kelistrikan yang kerap terjadi akibat layangan, terutama pada musim angin yang identik dengan meningkatnya aktivitas bermain layangan.
“Bermain layangan merupakan kegiatan yang positif dan menjadi bagian dari budaya masyarakat. Namun, kami mengajak masyarakat untuk memilih lokasi yang aman dan jauh dari jaringan listrik. Melalui kampanye ‘Yuk Peduli; Jaga Layangan, Jaga Aliran Listrik’, PLN ingin meningkatkan kesadaran bersama bahwa keselamatan dan keandalan pasokan listrik merupakan tanggung jawab kita semua,” ujar Donna Sinatra.
Dalam kesempatan tersebut, PLN juga menyampaikan berbagai informasi terkait bahaya bermain layangan di dekat jaringan listrik, termasuk potensi terjadinya korsleting, padamnya aliran listrik, hingga risiko kecelakaan akibat kontak dengan jaringan bertegangan.
Radio Ardan Bandung dipilih sebagai mitra sosialisasi karena memiliki jangkauan pendengar yang luas, khususnya di kalangan generasi muda dan masyarakat Kota Bandung.
Melalui media radio, PLN berharap pesan keselamatan ketenagalistrikan dapat tersampaikan secara lebih efektif dan menjangkau berbagai lapisan masyarakat.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Sugeng Widodo, menegaskan bahwa edukasi kepada masyarakat menjadi salah satu strategi penting dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan di Jawa Barat.
“Keandalan pasokan listrik tidak hanya bergantung pada infrastruktur dan petugas PLN, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga jaringan listrik dengan tidak menerbangkan layangan di sekitar instalasi ketenagalistrikan. Kesadaran kolektif ini akan membantu menjaga pasokan listrik tetap andal dan mendukung aktivitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi,” ungkap Sugeng Widodo.
PLN terus mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan layangan tersangkut pada jaringan listrik atau potensi bahaya ketenagalistrikan lainnya melalui aplikasi PLN Mobile maupun Contact Center PLN 123.
Dengan kolaborasi dan kepedulian bersama, diharapkan keselamatan masyarakat dan keandalan pasokan listrik dapat terus terjaga.





